Prancis Tolak Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Ini Alasannya

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:38 WIB
loading...
Prancis Tolak Gabung...
Prancis menolak bergabung di Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Presiden AS Donald Trump. Foto/via Anadolu
A A A
PARIS - Prancis menolak untuk bergabung di "Dewan Perdamaian" yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengawasi pemerintahan dan rekonstruksi pasca-perang di Gaza.

AS mengirimkan undangan kepada puluhan pemimpin dunia, dilaporkan menawarkan keanggotaan tiga tahun dan opsi untuk membayar USD1 miliar (Rp16,9 triliun) untuk kursi tetap. Badan tersebut akan bekerja bersama pemerintahan teknokrat Palestina selama periode transisi.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mengatakan: "Paris harus mengatakan tidak karena, saat ini, piagam Dewan Perdamaian meluas melampaui Gaza dan oleh karena itu melampaui ruang lingkup rencana perdamaian yang disetujui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa."

Baca Juga: Trump Jual Kursi Dewan Perdamaian Gaza Seharga Rp16,9 Triliun

“Sebagaimana tertulis saat ini, piagam tersebut tidak sesuai dengan komitmen internasional Prancis,” kata Barrot pada hari Senin, sebagaimana dikutip dari RFI, Selasa (20/1/2026).

Gedung Putih mengatakan dewan tersebut akan memainkan peran penting dalam mengimplementasikan rencana 20 poin yang disetujui oleh Dewan Keamanan PBB pada bulan November. Badan eksekutif dewan tersebut akan mencakup Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff, dan menantu sekaligus negosiator presiden, Jared Kushner.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Kaya Emas, Pulau Ini...
Kaya Emas, Pulau Ini Berpotensi Diambil Alih oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved