Bagaimana Mossad Gelar Operasi Intelijen di Iran?

Kamis, 22 Januari 2026 - 04:40 WIB
loading...
Bagaimana Mossad Gelar...
Kerusuhan di Iran yang ditujukan untuk menggulingkan Ayatollah Ali Khamenei didalangi oleh Mossad. Foto/X/Press TV
A A A
TEHERAN - Israel memiliki sejarah operasi rahasia yang dilakukan Mossad di Iran. Perang 12 hari antara Iran dan Israel hingga aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan yang mengguncang rezim Ayatollah Ali Khamenei.

Operasi Israel sebelumnya telah menargetkan program nuklir dan rudal Iran serta agen dan sistem senjata yang tertanam di wilayah Iran.

Kemungkinan intervensi asing langsung untuk mendukung para demonstran di Iran tampaknya semakin meningkat setiap hari, dengan Presiden AS Donald Trump berulang kali mengisyaratkan kesiapan untuk menyerang.

Di Israel, Menteri Warisan Budaya sayap kanan Amichai Eliyahu mengatakan kepada Radio Angkatan Darat, “Ketika kami menyerang Iran selama ‘Rising Lion’ [serangan Israel pada Juni lalu], kami berada di wilayahnya dan tahu bagaimana mempersiapkan serangan. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa kami memiliki beberapa orang yang beroperasi di sana saat ini,” tanpa sampai mengklaim bahwa agen Israel sedang berupaya menggulingkan rezim.

Dan Channel 14 pro-Netanyahu Israel melaporkan pada hari Selasa bahwa “agen asing” berada di balik persenjataan para demonstran di Iran, yang menyebabkan kematian anggota pasukan keamanan.

Bagaimana Mossad Gelar Operasi Intelijen di Iran?

1. Melakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi

Intelijen Israel juga telah memanfaatkan kehadirannya di Iran untuk melakukan serangkaian pembunuhan tingkat tinggi terhadap ilmuwan nuklir dan politisi, termasuk pemimpin politik kelompok Palestina Hamas, Ismail Haniyeh, yang dibunuh saat menghadiri upacara pelantikan Pezeshkian pada Juli 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved