4 Strategi Intelijen Iran Menyelamatkan Khamenei
Rabu, 21 Januari 2026 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Apa yang dimulai sebagai protes damai akhir bulan lalu secara bertahap berubah menjadi kekerasan, ketika para perusuh mengamuk di kota-kota di seluruh negeri, membunuh pasukan keamanan dan warga sipil serta menyerang infrastruktur publik.
AS dan Mossad Israel telah mengakui keterlibatan mereka di lapangan, dengan mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mencuit, “Selamat Tahun Baru untuk setiap warga Iran di jalanan. Juga, untuk setiap agen Mossad yang berjalan di samping mereka.”
Dalam unggahan media sosial berbahasa Farsi, Mossad mendorong para perusuh untuk “Turun bersama ke jalan. Waktunya telah tiba,” menambahkan bahwa agen Mossad bersama para perusuh “tidak hanya dari jauh dan secara verbal. Kami bersama [mereka] di lapangan.”
Selain itu, Iran telah mengeksekusi seorang pria yang dituduh memata-matai untuk dinas intelijen Mossad Israel, demikian dilaporkan oleh lembaga peradilan negara itu pada hari Rabu, 7 Januari, di tengah kampanye yang semakin intensif terhadap dugaan agen asing.
Media resmi lembaga peradilan, Mizan, menyebutkan terdakwa yang dieksekusi sebagai Ali Ardestani, dan mengatakan hukuman mati tersebut dilaksanakan setelah dikonfirmasi oleh Mahkamah Agung dan melalui "prosedur hukum".
Ardestani dinyatakan bersalah karena memberikan informasi sensitif kepada Mossad, termasuk gambar dan detail lokasi tertentu, menurut dokumen peradilan resmi yang dikutip oleh media pemerintah.
Para pejabat menduga Ardestani direkrut secara daring dan melakukan tugas untuk Mossad dengan imbalan pembayaran, menyerahkan informasi dan gambar situs dan individu yang ditargetkan. Lembaga peradilan mengatakan ia mengakui kontak langsung dengan petugas Mossad selama persidangannya.
4. Menghalau Aksi Agen Mossad di Lapangan
Para pejabat Iran telah mengaitkan kerusuhan dan aksi teroris tersebut dengan AS dan rezim Israel.AS dan Mossad Israel telah mengakui keterlibatan mereka di lapangan, dengan mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mencuit, “Selamat Tahun Baru untuk setiap warga Iran di jalanan. Juga, untuk setiap agen Mossad yang berjalan di samping mereka.”
Dalam unggahan media sosial berbahasa Farsi, Mossad mendorong para perusuh untuk “Turun bersama ke jalan. Waktunya telah tiba,” menambahkan bahwa agen Mossad bersama para perusuh “tidak hanya dari jauh dan secara verbal. Kami bersama [mereka] di lapangan.”
Selain itu, Iran telah mengeksekusi seorang pria yang dituduh memata-matai untuk dinas intelijen Mossad Israel, demikian dilaporkan oleh lembaga peradilan negara itu pada hari Rabu, 7 Januari, di tengah kampanye yang semakin intensif terhadap dugaan agen asing.
Media resmi lembaga peradilan, Mizan, menyebutkan terdakwa yang dieksekusi sebagai Ali Ardestani, dan mengatakan hukuman mati tersebut dilaksanakan setelah dikonfirmasi oleh Mahkamah Agung dan melalui "prosedur hukum".
Ardestani dinyatakan bersalah karena memberikan informasi sensitif kepada Mossad, termasuk gambar dan detail lokasi tertentu, menurut dokumen peradilan resmi yang dikutip oleh media pemerintah.
Para pejabat menduga Ardestani direkrut secara daring dan melakukan tugas untuk Mossad dengan imbalan pembayaran, menyerahkan informasi dan gambar situs dan individu yang ditargetkan. Lembaga peradilan mengatakan ia mengakui kontak langsung dengan petugas Mossad selama persidangannya.
(ahm)
Lihat Juga :