Korsel Kerahkan Rudal Monster Hyunmoo-5, Momok bagi Rezim Kim Jong-un

Senin, 19 Januari 2026 - 08:09 WIB
loading...
A A A
“Bahkan senjata penghancur bunker konvensional tercanggih pun kesulitan menembus medan granit,” kata Lee.

Dia menunjuk pada penggunaan GBU-57 oleh Amerika Serikat, yang diperkirakan mampu menembus sekitar 60 meter di batuan lunak seperti batupasir, namun tetap gagal menetralisir sepenuhnya fasilitas bawah tanah di Iran.

“Fasilitas Korea Utara lebih dalam—seringkali 100 hingga 150 meter—dan dibangun di bawah kondisi geologis yang jauh lebih keras," terangnya.

“Akibatnya, tidak realistis untuk mengatakan bahwa senjata konvensional saja, termasuk Hyunmoo-5, dapat sepenuhnya menghancurkan fasilitas tersebut. Tanpa senjata nuklir, penetrasi total tidak mungkin dilakukan,” imbuh Lee.

Militer Korea Selatan telah mempromosikan Hyunmoo-5 sebagai elemen sentral dari doktrin Hukuman dan Pembalasan Massif Korea atau KMPR—salah satu dari tiga pilar strategi pencegahan negara tersebut terhadap Korea Utara, bersama dengan konsep serangan pendahuluan Kill Chain dan sistem Pertahanan Udara dan Rudal Korea.

Para pejabat pertahanan mengatakan rudal tersebut dimaksudkan tidak hanya untuk penghancuran fisik tetapi juga untuk pencegahan, dengan menunjukkan kemampuan Korea Selatan untuk menimbulkan kerusakan parah pada target strategis jika diserang.

Korea Selatan juga sedang mengembangkan sistem rudal berkekuatan tinggi generasi berikutnya, yang secara informal dikenal sebagai Hyunmoo-6 dan Hyunmoo-7, yang diyakini memiliki jangkauan lebih jauh atau kemampuan penetrasi yang lebih baik.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Balas Dendam Israel!...
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved