Tak Ingin Memiliki Pesaing, Israel Cegah 3 Negara Arab Memiliki Jet Siluman F-35

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Dalam setahun terakhir, beberapa anggota Kongres pro-Israel gagal mencoba memperluas QME ke Turki atau menempatkan negara tersebut di bawah Biro Timur Dekat.

Paul mengatakan upaya-upaya ini bertujuan untuk memperdalam pengaruh Israel terhadap AS, bukan "benar-benar demi kepentingan nasional AS."

"Seperti yang berlaku saat ini dalam hukum, dan sekali lagi, menurut pengalaman saya di Departemen Luar Negeri, sama sekali tidak ada alasan untuk menerapkan QME (Qualified Military Edge) kepada Turki," tambahnya.

2. Israel Juga Cegah Penjualan Jet Tempur Siluman ke Arab Saudi dan Qatar

Israel juga secara terbuka menentang penjualan pesawat tempur siluman F-35 ke Arab Saudi dan Qatar untuk mempertahankan superioritas udara regionalnya.

Paul menjelaskan bahwa setiap transfer senjata AS ke negara di Timur Tengah memerlukan penilaian apakah hal itu dapat melemahkan QME Israel, yang kemudian harus dilaporkan kepada Kongres.

"Pendekatan QME itu sendiri dapat mendorong perlombaan senjata di kawasan ini," katanya, menambahkan bahwa hal itu mendorong negara-negara Arab ke arah Prancis, atau bahkan ke saingan AS seperti Tiongkok, atau Rusia dan "melemahkan pengaruh Amerika di kawasan ini."

Baca Juga: Mengapa Nama-nama Besar di Dewan Perdamaian Gaza Hanya Melegitimasi Status Kolonial?

3. Israel Kehilangan Dukungan Publik AS

Paul mengatakan perang Israel di Gaza telah secara fundamental mengubah cara pandang warga Amerika terhadap hubungan AS-Israel, karena Washington terus menghadapi kritik karena memberikan bantuan militer meskipun ada laporan kredibel tentang penargetan warga sipil dan pelanggaran hukum AS dan internasional, termasuk penghambatan bantuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved