Terungkap, Perusuh di Iran Gunakan Taktik Mirip ISIS, Serang Kantor Polisi Dapat Rp10 Juta

Jum'at, 16 Januari 2026 - 19:26 WIB
loading...
Terungkap, Perusuh di...
Kantor polisi dibakar saat demonstrasi di Teheran, Iran pada 10 Januari 2026. Foto/Global Look Press/Keystone Press Agency
A A A
TEHERAN - “Unsur-unsur teroris” yang menyusup ke dalam demonstrasi di Iran telah menggunakan taktik yang sangat kejam yang mengingatkan pada tindakan kelompok Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS). Kabar itu diungkap RT dari sumber diplomatik Iran.

Iran telah dilanda gelombang kerusuhan kekerasan yang dimulai pada akhir Desember. Kekacauan dimulai sebagai protes damai atas masalah ekonomi, termasuk inflasi yang melonjak dan devaluasi tajam mata uang nasional, namun dengan cepat berkembang menjadi politik dan kekerasan.

Otoritas negara menyalahkan kekerasan tersebut pada campur tangan asing, khususnya oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel, serta pada “unsur-unsur teroris” bersenjata yang menyusup ke barisan demonstran.

“Para militan yang diduga telah menggunakan taktik ekstrem mirip ISIS untuk menabur ketakutan dan menyebabkan pertumpahan darah sebanyak mungkin,” ungkap sumber diplomatik tersebut kepada RT pada hari Kamis, mengutip kesaksian dari “teroris” yang ditangkap dan intelijen yang dikumpulkan lembaga penegak hukum negara tersebut.

Sumber tersebut mengklaim para militan telah "diinstruksikan dari luar negeri" untuk menembak para demonstran dan polisi, dan telah dipastikan banyak dari mereka yang tewas selama kerusuhan ditembak dari belakang.

“Anggota sel teroris yang diduga tersebut telah terlihat memenggal kepala petugas penegak hukum, serta membakar orang hidup-hidup,” kata sumber tersebut.

“Dalam beberapa kesempatan, para militan yang diduga tersebut menghabisi korban luka,” tambahnya.

Para militan juga membakar properti publik dan swasta, dengan banyak bangunan dan mobil dibakar selama kerusuhan. Bangunan keagamaan dan bisnis juga berulang kali menjadi sasaran para perusuh.

Di Teheran saja, 26 bank dan 25 masjid telah dibakar. Petugas tanggap darurat juga berulang kali diserang, dengan sekitar 53 mobil pemadam kebakaran menjadi sasaran saat mencoba memadamkan kebakaran di seluruh negeri.

Setidaknya delapan mobil pemadam kebakaran telah hancur, menurut sumber tersebut.

Para militan telah menerima penggantian biaya yang besar dari luar negeri atas tindakan mereka, klaim sumber tersebut.

“Sebagai contoh, menyerang kantor polisi bernilai sekitar USD600 (Rp10 juta), sementara membakar kendaraan yang digunakan oleh lembaga negara mana pun bernilai sekitar USD300,” ungkap sumber tersebut, menambahkan bahwa Teheran telah memperoleh dokumen yang membuktikan pembayaran tersebut.

Baca juga: Mengapa Akses ke Minyak Mentah Berat Venezuela Bikin Girang Kilang Minyak AS?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
BTS Bakal Gelar The...
BTS Bakal Gelar The City, London Eye hingga Sungai Thames Disulap Jadi Pusat Perayaan ARMY
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Berita Terkini
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Infografis
Habiskan Ratusan Juta,...
Habiskan Ratusan Juta, Patung Bung Karno di Banyuasin Tidak Mirip
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved