Mengapa Akses ke Minyak Mentah Berat Venezuela Bikin Girang Kilang Minyak AS?
Jum'at, 16 Januari 2026 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun AS saat ini memompa lebih banyak minyak mentah daripada negara lain mana pun karena ledakan pengeboran minyak serpih yang lebih ringan, sebagian besar kilang minyak di negara itu dibangun untuk memproses jenis minyak yang lebih berat.
Hampir 70% kapasitas penyulingan AS dirancang untuk minyak mentah yang lebih berat, menurut American Fuel and Petrochemical Manufacturers, peninggalan investasi besar yang dilakukan sebelum ledakan pengeboran minyak serpih yang lebih baru.
“Anda membutuhkan apa yang disebut sebagai kilang ‘kompleks’ dengan kapasitas konversi yang dalam. Pantai Teluk memiliki beberapa kilang seperti itu,” ungkap Denton Cinquegrana, kepala analis minyak di Oil Price Information Service, kepada Al Jazeera.
“Unit-unit coker yang menjadi kunci dibangun untuk memanfaatkan minyak mentah berat bukan hanya dari Venezuela, tetapi juga dari tempat-tempat seperti Meksiko dan produsen Amerika Selatan lainnya.”
Shon Hiatt, direktur Zage Business of Energy, pakar dari Universitas Southern California mengatakan kilang minyak AS akan mendapat manfaat "luar biasa" dari peningkatan ekspor minyak mentah Venezuela.
“Banyak kilang minyak AS di sepanjang pantai – Texas dan Louisiana – dibangun dan dirancang untuk memproses minyak mentah Venezuela,” ungkap Hiatt kepada Al Jazeera.
“Venezuela memiliki sejarah mengekspor minyaknya ke AS karena perusahaan minyak AS adalah yang pertama masuk, menemukan, memompa, memproses, dan mengekspor minyak bumi Venezuela. Oleh karena itu, kilang minyak di sepanjang pantai dibangun untuk menangani jenis minyak bumi ini.”
“Meskipun minyak mentah berat Kanada telah menggantikan impor dari Venezuela selama bertahun-tahun karena sanksi, hal itu dapat berubah jika Trump berhasil,” ujar Hiatt.
“Jika ekspor minyak mentah berat Venezuela meningkat, itu akan menggantikan minyak mentah berat Kanada karena minyak mentah Venezuela biasanya dijual dengan harga lebih rendah ke kilang-kilang ini,” tambahnya.
Baca juga: Trump Umumkan Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, Israel Langsung Bunuh 10 Warga Palestina
Hampir 70% kapasitas penyulingan AS dirancang untuk minyak mentah yang lebih berat, menurut American Fuel and Petrochemical Manufacturers, peninggalan investasi besar yang dilakukan sebelum ledakan pengeboran minyak serpih yang lebih baru.
“Anda membutuhkan apa yang disebut sebagai kilang ‘kompleks’ dengan kapasitas konversi yang dalam. Pantai Teluk memiliki beberapa kilang seperti itu,” ungkap Denton Cinquegrana, kepala analis minyak di Oil Price Information Service, kepada Al Jazeera.
“Unit-unit coker yang menjadi kunci dibangun untuk memanfaatkan minyak mentah berat bukan hanya dari Venezuela, tetapi juga dari tempat-tempat seperti Meksiko dan produsen Amerika Selatan lainnya.”
Shon Hiatt, direktur Zage Business of Energy, pakar dari Universitas Southern California mengatakan kilang minyak AS akan mendapat manfaat "luar biasa" dari peningkatan ekspor minyak mentah Venezuela.
“Banyak kilang minyak AS di sepanjang pantai – Texas dan Louisiana – dibangun dan dirancang untuk memproses minyak mentah Venezuela,” ungkap Hiatt kepada Al Jazeera.
“Venezuela memiliki sejarah mengekspor minyaknya ke AS karena perusahaan minyak AS adalah yang pertama masuk, menemukan, memompa, memproses, dan mengekspor minyak bumi Venezuela. Oleh karena itu, kilang minyak di sepanjang pantai dibangun untuk menangani jenis minyak bumi ini.”
“Meskipun minyak mentah berat Kanada telah menggantikan impor dari Venezuela selama bertahun-tahun karena sanksi, hal itu dapat berubah jika Trump berhasil,” ujar Hiatt.
“Jika ekspor minyak mentah berat Venezuela meningkat, itu akan menggantikan minyak mentah berat Kanada karena minyak mentah Venezuela biasanya dijual dengan harga lebih rendah ke kilang-kilang ini,” tambahnya.
Baca juga: Trump Umumkan Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, Israel Langsung Bunuh 10 Warga Palestina
(sya)
Lihat Juga :