Iran Buka Lagi Wilayah Udaranya setelah 5 Jam Ditutup, Ancaman Perang Mereda?

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:30 WIB
loading...
Iran Buka Lagi Wilayah...
Peta pergerakan pesawat di wilayah udara Iran dan sekitarnya. Foto/aljazeera
A A A
TEHERAN - Iran telah membuka kembali wilayah udaranya setelah penutupan selama hampir lima jam. Penutupan itu diberlakukan di tengah kekhawatiran akan kemungkinan aksi militer. Penutupan juga mengganggu penerbangan di wilayah tersebut.

Negara itu telah menutup wilayah udaranya untuk semua penerbangan kecuali kedatangan dan keberangkatan internasional dengan izin resmi sekitar pukul 22:15 GMT pada hari Rabu (14/1/2026), menurut pemberitahuan yang diterbitkan di situs web Administrasi Penerbangan Federal AS.

Pembatasan tersebut dicabut sesaat sebelum pukul 03:00 GMT pada hari Kamis, menurut layanan pelacakan penerbangan Flightradar24, karena beberapa penerbangan Iran termasuk yang pertama melanjutkan penerbangan di atas negara tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membantah Teheran berencana mengeksekusi para demonstran anti-pemerintah.

Dalam wawancara pada hari Rabu, Araghchi mengatakan, "Hukuman gantung tidak mungkin dilakukan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
AS Gempur Iran Habis-habisan,...
AS Gempur Iran Habis-habisan, Garda Revolusi Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA Buntut Selebrasi Pemain di Spanduk Politik
Kisah Tiara, Anak Penjual...
Kisah Tiara, Anak Penjual Keripik yang Sukses Wujudkan Mimpi Kuliah Kedokteran di UGM
Usai Diduga Singgung...
Usai Diduga Singgung Syifa Hadju, Anjasmara Minta Maaf: Bukan Orang yang Kalian Kira
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved