Presiden Iran Sebut Para Perusuh Dilatih AS dan Israel, Masjid dan Al-Qur'an Pun Dibakar

Senin, 12 Januari 2026 - 09:04 WIB
loading...
Presiden Iran Sebut...
Sebuah masjid di Teheran dibakar para perusuh di tengah demonstrasi yang sedang berlangsung. Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebut para perusuh dilatih AS dan Israel. Foto/Tasnim News
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan protes merupakan hak legal rakyat, namun dia menyerukan kepada rakyat untuk menjauhkan diri dari para perusuh yang melakukan kekerasan dan telah dilatih oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel untuk memprovokasi kerusuhan.

Dalam wawancara televisi, Pezeshkian menyoroti tekad pemerintahannya untuk menyelesaikan masalah mata pencaharian yang dihadapi rakyat Iran.

Dia mengatakan pemerintah bertekad untuk memperlakukan semua rakyat Iran berdasarkan keadilan dan memastikan distribusi subsidi yang merata, tanpa memandang jenis kelamin, ras, atau etnis mereka.

Baca Juga: Presiden Trump Telah Dibriefing tentang Opsi AS Menyerang Iran

Kabinet Iran, kata dia, telah mendengar suara keluhan dari para pengusaha dan pedagang pasar setelah protes mereka. Dia menambahkan bahwa para demonstran telah diminta untuk menghadiri pertemuan pemerintah dan menyampaikan kekhawatiran mereka.

“Kami telah mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah mereka dengan segala cara yang mungkin. Itulah mengapa kami mengadakan pembicaraan dengan mereka setiap hari,” kata Pezeshkian, seperti dikutip dari Tasnim News, Senin (12/1/2026).

“Kami menganggap protes rakyat sebagai hal yang sah,” kata presiden, menekankan bahwa pemerintahannya berkewajiban untuk berbicara dengan rakyat. “Kami tidak akan pernah mengabaikan mereka yang menyampaikan kekhawatiran yang sah.”

Dia mencatat bahwa musuh, yang gagal menjerumuskan negara ke dalam kekacauan selama perang 12 hari pada Juni 2025, kini berupaya memanfaatkan masalah ekonomi untuk memperburuk situasi.

Pezeshkian menyerukan kepada rakyat, serikat pekerja, pemilik industri, dan aktivis ekonomi untuk membantu pemerintahannya memberantas korupsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Lenyap
Rekomendasi
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved