Ingin Punya Payung Nuklir, Turki Akan Bergabung dengan Pakta Militer Saudi - Pakistan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:01 WIB
loading...
Ingin Punya Payung Nuklir,...
Turki akan bergabung dengan pakta militer Saudi dan Pakistan karena ingin memiliki senjata nuklir. Foto/X/@ConflictTR
A A A
ISTANBUL - Turki berupaya bergabung dengan Arab Saudi dan Pakistan dalam aliansi militer bergaya NATO. Itu berpotensi menciptakan keselarasan keamanan baru yang dapat memengaruhi keseimbangan regional.

Menurut sebuah laporan Bloomberg, “Pada bulan September, Arab Saudi dan Pakistan menandatangani pakta pertahanan yang memperlakukan “setiap agresi” terhadap satu anggota sebagai serangan terhadap semua, meniru Pasal 5 NATO.”

“Pembicaraan tentang partisipasi Turki berada pada tahap lanjut, dan kesepakatan dianggap mungkin,” tulis laporan tersebut, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut yang berbicara dengan syarat anonim, dilansir Press TV.

“Ankara juga memandang kesepakatan ini sebagai cara untuk memperkuat keamanan dan pencegahan di tengah pertanyaan tentang keandalan AS dan komitmen Presiden Donald Trump terhadap NATO, di mana Turki adalah anggotanya,” tambah surat kabar itu.

Baca Juga: AS Ancam Iran Agar Tidak Kerahkan Pejuang Hizbullah untuk Bantai Demonstran

Ketiga negara akan mendapat manfaat dari aliansi semacam itu berdasarkan kontribusi masing-masing, menurut Nihat Ali Ozcan, seorang ahli strategi di lembaga think tank TEPAV yang berbasis di Ankara.

Arab Saudi memiliki sumber daya keuangan yang signifikan karena cadangan minyaknya, Pakistan memiliki senjata nuklir, rudal balistik, dan tentara tetap yang besar, dan Turki memiliki tentara dengan pengalaman tempur dan industri pertahanan yang maju, termasuk produksi drone canggih.

Ozcan menjelaskan bahwa “pergeseran dinamika regional mendorong negara-negara untuk mencari mekanisme baru untuk mendefinisikan kemitraan keamanan.”

Sebagai tanda rekonsiliasi mereka baru-baru ini, militer Saudi dan Turki mengadakan pertemuan angkatan laut pertama mereka di Ankara minggu ini, kata Kementerian Pertahanan Turki pada hari Kamis.

Pakistan telah menikmati kerja sama militer yang lama dengan Turki dan Arab Saudi. Namun demikian, Pakistan berupaya menjalin aliansi yang lebih erat setelah konflik dengan India pada bulan Mei dan pemerintah Afghanistan yang dipimpin Taliban pada bulan Oktober.

Menurut Pakistan, India dan Afghanistan mendukung cabang Taliban Pakistan, Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), yang telah melakukan serangan di wilayah Pakistan, termasuk dua serangan bom bunuh diri yang menargetkan gedung pengadilan di Islamabad pada bulan November.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Afrika Selatan Tersingkir,...
Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Berita Terkini
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Infografis
Amerika Pernah Ingin...
Amerika Pernah Ingin Melubangi Bulan dengan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved