Breaking News! Demonstran Iran Diberondong Tembakan, 217 Orang Tewas

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:24 WIB
loading...
Breaking News! Demonstran...
Rezim Ayatollah Ali Khamenei tembaki demonstran yang menewaskan 217 orang. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Saat protes terhadap pemerintah Iran meningkat secara signifikan pada pekan ini, rezim menanggapi di banyak tempat dengan melepaskan tembakan. Seorang dokter di Teheran mengatakan kepada TIME dengan syarat anonim bahwa hanya enam rumah sakit di ibu kota yang mencatat setidaknya 217 kematian demonstran, "sebagian besar akibat peluru tajam."

Jumlah korban tewas, jika dikonfirmasi, akan menandakan tindakan keras yang dikhawatirkan, yang didahului oleh penutupan hampir total koneksi internet dan telepon nasional oleh rezim sejak Kamis malam. Hal itu juga akan menjadi tantangan langsung bagi Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya pada hari itu memperingatkan bahwa rezim tersebut akan "menanggung akibatnya" jika membunuh para demonstran yang telah turun ke jalan dalam jumlah yang semakin meningkat sejak 28 Desember.

Demonstrasi, yang kini mencakup seluruh 31 provinsi, dimulai sebagai protes terhadap perekonomian yang sedang merosot. Tetapi demonstrasi tersebut segera meluas untuk menuntut penggulingan rezim Islam otoriter yang telah memerintah negara berpenduduk sekitar 92 juta jiwa itu sejak 1979. Meskipun demonstrasi sebagian besar berlangsung damai, dengan teriakan "Kebebasan" dan "Matilah Diktator," beberapa gedung pemerintah telah dirusak.

Dokter tersebut mengatakan pihak berwenang telah memindahkan jenazah dari rumah sakit pada hari Jumat. Sebagian besar korban tewas adalah kaum muda, katanya, termasuk beberapa orang yang tewas di luar kantor polisi Teheran utara ketika pasukan keamanan menembakkan senapan mesin ke arah para demonstran, yang tewas "di tempat kejadian." Aktivis melaporkan setidaknya 30 orang ditembak dalam insiden tersebut.

Baca Juga: 10 Operasi CIA Penggulingan Pemerintahan di Amerika Latin, Ada Juga yang Gagal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved