Setelah Venezuela, Trump Kembali Ancam Serang Meksiko

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:15 WIB
loading...
Setelah Venezuela, Trump...
Donald Trump kembali ancam serang Meksiko. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump memberi sinyal bahwa ia dapat memerintahkan serangan terhadap kartel narkoba di wilayah Meksiko .

Ia memperbarui ancaman terhadap negara tetangga Amerika di selatan setelah pasukan komando AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro selama serangan kilat di kompleks kediamannya di Caracas pekan lalu. Pemerintah AS menuduh Maduro melakukan perdagangan narkoba, yang telah ia bantah.

Trump juga menuduh Meksiko "membanjiri" AS dengan narkoba dan imigran ilegal, banyak di antaranya ia gambarkan sebagai penjahat kejam. Sejak September 2025, AS telah menyerang setidaknya 35 kapal yang diduga milik kartel di Karibia.

“Kami telah melumpuhkan 97% narkoba yang masuk melalui jalur air, dan sekarang kami akan mulai menyerang jalur darat terkait kartel-kartel tersebut,” kata Trump kepada Sean Hannity dari Fox News pada Kamis malam.

“Kartel-kartel tersebut mengendalikan Meksiko. Sangat, sangat menyedihkan melihat apa yang terjadi pada negara itu,” kata Trump.



Berbicara pada konferensi pers pada hari Jumat, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum meremehkan retorika Trump sebagai “bagian dari gaya komunikasinya.”

Ia menambahkan bahwa ia telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri Meksiko Juan Ramon de la Fuente untuk berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan, “jika perlu, dengan Trump untuk memperkuat koordinasi.”

Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Meksiko mengutuk serangan militer AS di Venezuela sebagai “ancaman serius terhadap stabilitas regional.”

Baca Juga: AS Sita Kapal Tanker Minyak Lainnya di Karibia

Setelah penculikan Maduro, Trump juga saling menghina dengan Presiden Kolombia Gustavo Petro, yang ia sebut sebagai "orang sakit". Kedua pemimpin tersebut berbicara melalui telepon pada hari Rabu untuk meredakan ketegangan, dan keduanya menggambarkan percakapan tersebut sebagai ramah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved