Pasukan Khusus AS Culik Maduro, Trump: Saya Tak Butuh Hukum Internasional!

Jum'at, 09 Januari 2026 - 07:12 WIB
loading...
A A A
Maduro, ketika ditanya oleh Hellerstein apakah dia menyadari hak-haknya, menjawab, “Saya tidak mengetahui hak-hak ini.”

“Yang Mulia sedang memberi tahu saya tentang hal itu sekarang,” lanjut Maduro.

Hakim kemudian secara resmi mendakwa Maduro atas tuduhan terhadapnya, termasuk berbagai pelanggaran terorisme narkotika dan kepemilkan senjata ilegal yang dapat berujung pada hukuman mati.

Maduro dan istrinya didakwa bekerja sama dengan kartel narkoba untuk mengirimkan ribuan ton kokain ke AS selama lebih dari 20 tahun, antara tahun 1999 hingga 2025. Maduro juga didakwa dengan terorisme narkotika karena diduga bekerja sama dengan kelompok teror, dan keduanya didakwa secara terpisah dengan “konspirasi impor kokain".

Selain itu, Maduro dan Flores didakwa memiliki senapan mesin dan konspirasi untuk memiliki senapan mesin. Dakwaan setebal 25 halaman yang dibuka pada hari Sabtu berisi beberapa detail tambahan tentang tuduhan dalam kasus tersebut, yang menyatakan: "Maduro dan istrinya memerintahkan penculikan, pemukulan, dan pembunuhan terhadap orang-orang yang berutang uang narkoba kepada mereka atau dengan cara lain merusak operasi perdagangan narkoba mereka.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved