Trump: Venezuela Hanya Akan Beli Produk Buatan AS Sesuai Kesepakatan Minyak Baru
Kamis, 08 Januari 2026 - 18:27 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump melihat proses penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/truth social
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Venezuela hanya akan membeli produk buatan Amerika sebagai bagian dari "kesepakatan" dengan Washington untuk menjual minyak negara Amerika Latin tersebut.
"Saya baru saja diberitahu bahwa Venezuela akan membeli HANYA Produk Buatan Amerika, dengan uang yang mereka terima dari Kesepakatan Minyak baru kami. Pembelian ini akan mencakup, antara lain, Produk Pertanian Amerika, dan Obat-obatan, Alat Kesehatan, dan Peralatan Buatan Amerika untuk meningkatkan Jaringan Listrik dan Fasilitas Energi Venezuela. Dengan kata lain, Venezuela berkomitmen untuk berbisnis dengan Amerika Serikat sebagai mitra utama mereka," tulis Trump di Truth Social.
Dia mengatakan itu adalah "pilihan yang bijak," dan hal yang baik bagi warga Venezuela dan Amerika.
Trump tidak menyebutkan jangka waktu yang tepat untuk berapa lama negara itu akan mempertahankan kendali atas Venezuela, tetapi mengatakan itu akan berlangsung "jauh lebih lama" dari satu tahun.
"Saya akan mengatakan, jauh lebih lama," kata Trump kepada surat kabar New York Times ketika ditanya apakah kendali AS atas Venezuela akan berlangsung tiga bulan, enam bulan, satu tahun, atau lebih lama.
Trump juga mengatakan ia ingin mengunjungi Venezuela di masa depan.
"Saya pikir suatu saat nanti akan aman," katanya.
Trump juga mengatakan Amerika Serikat, sambil mengendalikan Venezuela, bermaksud menggunakan minyak negara itu, tetapi menurunkan harganya dan memberikan uang kepada Republik Bolivarian.
"Kita akan membangunnya kembali dengan cara yang sangat menguntungkan… Kita akan menggunakan minyak, dan kita akan mengambil minyak. Kita menurunkan harga minyak, dan kita akan memberikan uang kepada Venezuela, yang sangat mereka butuhkan," ujar Trump kepada surat kabar New York Times dalam wawancara tersebut.
Pada saat yang sama, Trump mengakui akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memulihkan sektor minyak Venezuela.
Trump mengatakan otoritas sementara Venezuela memberikan kepada Amerika Serikat semua yang Washington "rasakan perlu."
"Mereka memberi kita semua yang kita rasa perlu… Jangan lupa, mereka mengambil minyak dari kita bertahun-tahun yang lalu," ungkap Trump dalam wawancara tersebut.
Trump menolak mengatakan apakah dia telah berbicara dengan penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, tetapi menambahkan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio terus berhubungan dengannya.
"Tetapi Marco (Rubio) berbicara dengannya sepanjang waktu… Saya akan memberi tahu Anda bahwa kami terus berkomunikasi dengannya dan pemerintah," kata Trump kepada surat kabar The New York Times.
Baca juga: Ribuan Orang Berunjuk Rasa di Kolombia Menentang Imperialisme AS
"Saya baru saja diberitahu bahwa Venezuela akan membeli HANYA Produk Buatan Amerika, dengan uang yang mereka terima dari Kesepakatan Minyak baru kami. Pembelian ini akan mencakup, antara lain, Produk Pertanian Amerika, dan Obat-obatan, Alat Kesehatan, dan Peralatan Buatan Amerika untuk meningkatkan Jaringan Listrik dan Fasilitas Energi Venezuela. Dengan kata lain, Venezuela berkomitmen untuk berbisnis dengan Amerika Serikat sebagai mitra utama mereka," tulis Trump di Truth Social.
Dia mengatakan itu adalah "pilihan yang bijak," dan hal yang baik bagi warga Venezuela dan Amerika.
Trump tidak menyebutkan jangka waktu yang tepat untuk berapa lama negara itu akan mempertahankan kendali atas Venezuela, tetapi mengatakan itu akan berlangsung "jauh lebih lama" dari satu tahun.
"Saya akan mengatakan, jauh lebih lama," kata Trump kepada surat kabar New York Times ketika ditanya apakah kendali AS atas Venezuela akan berlangsung tiga bulan, enam bulan, satu tahun, atau lebih lama.
Trump juga mengatakan ia ingin mengunjungi Venezuela di masa depan.
"Saya pikir suatu saat nanti akan aman," katanya.
Trump juga mengatakan Amerika Serikat, sambil mengendalikan Venezuela, bermaksud menggunakan minyak negara itu, tetapi menurunkan harganya dan memberikan uang kepada Republik Bolivarian.
"Kita akan membangunnya kembali dengan cara yang sangat menguntungkan… Kita akan menggunakan minyak, dan kita akan mengambil minyak. Kita menurunkan harga minyak, dan kita akan memberikan uang kepada Venezuela, yang sangat mereka butuhkan," ujar Trump kepada surat kabar New York Times dalam wawancara tersebut.
Pada saat yang sama, Trump mengakui akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memulihkan sektor minyak Venezuela.
Trump mengatakan otoritas sementara Venezuela memberikan kepada Amerika Serikat semua yang Washington "rasakan perlu."
"Mereka memberi kita semua yang kita rasa perlu… Jangan lupa, mereka mengambil minyak dari kita bertahun-tahun yang lalu," ungkap Trump dalam wawancara tersebut.
Trump menolak mengatakan apakah dia telah berbicara dengan penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, tetapi menambahkan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio terus berhubungan dengannya.
"Tetapi Marco (Rubio) berbicara dengannya sepanjang waktu… Saya akan memberi tahu Anda bahwa kami terus berkomunikasi dengannya dan pemerintah," kata Trump kepada surat kabar The New York Times.
Baca juga: Ribuan Orang Berunjuk Rasa di Kolombia Menentang Imperialisme AS
(sya)
Lihat Juga :