Terungkap! Maduro Diam-diam Kirim 127 Ton Emas Venezuela ke Swiss, Ini Alasannya

Kamis, 08 Januari 2026 - 10:46 WIB
loading...
A A A
Swiss adalah pusat emas internasional. Beberapa kilang di negara itu melebur emas menjadi berbagai ukuran batangan. Setelah dilebur kembali, emas Venezuela kemungkinan diangkut ke negara lain, seperti Inggris, yang juga merupakan pusat emas utama. Venezuela juga menjual sejumlah besar emas ke Turki.

Kala itu, pengiriman emas besar-besaran tersebut tidak melanggar sanksi apa pun. Namun, transaksi semacam itu menjadi sulit setelah pemerintah Swiss memperkuat peraturan transaksi keuangan pada tahun 2018, untuk menyesuaikan dengan Uni Eropa.

Dengan memindahkan cadangan emas ke luar negeri, pemerintah Maduro bertujuan untuk mencegah kebangkrutan negara. Sebagian emas dijual, sebagian lagi digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman.

Pada tahun 2014, krisis ekonomi parah melanda negara kaya minyak tersebut. Setelah jatuhnya harga minyak, produk domestik bruto (PDB) anjlok hingga 80%. Negara tersebut hanya dapat memperoleh pinjaman baru dengan jaminan, itulah sebabnya emas harus segera dipindahkan ke luar negeri.

Upaya untuk menghindari kebangkrutan negara dengan memindahkan cadangan emas ke luar negeri gagal. Pada tahun 2017, Venezuela tidak lagi dapat memenuhi kewajibannya dan tidak dapat membayar utangnya maupun bunga yang sesuai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Aldi Taher: Saya Bersaksi Abang Orang Baik
Argentina Lolos ke Semifinal...
Argentina Lolos ke Semifinal Usai Taklukkan Swiss 3-1 Lewat Extra Time
Berita Terkini
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved