Kapal Tanker Dikejar Pasukan AS, Rusia Kirim Armada Perang

Rabu, 07 Januari 2026 - 19:49 WIB
loading...
A A A
"Saat ini, kapal kami berlayar di perairan internasional Atlantik Utara di bawah bendera negara Federasi Rusia dan sepenuhnya mematuhi norma-norma hukum maritim internasional," kata kementerian luar negerinya.

"Untuk alasan yang tidak jelas bagi kami, kapal Rusia mendapat perhatian yang meningkat dan jelas tidak proporsional dari militer AS dan NATO, meskipun statusnya damai," katanya, dilansir BBC.

Dua pejabat AS mengatakan kepada CBS News sebelumnya pada hari Selasa bahwa pasukan Amerika berencana untuk menaiki kapal tersebut, dan bahwa Washington lebih memilih untuk merebutnya daripada menenggelamkannya.

BBC Verify telah meneliti rekaman yang dirilis oleh Russia Today, yang dilaporkan diambil di atas kapal tanker minyak, yang menunjukkan sebuah kapal di kejauhan yang sesuai dengan profil kapal patroli kelas Legend milik Penjaga Pantai AS.

BBC Verify juga telah memantau lokasi terbaru yang dilaporkan dari Marinera. Menurut data lokasi AIS dari platform pelacakan kapal Marine Traffic, lokasinya pada Selasa pagi berada di Samudra Atlantik Utara, sekitar 300 km (186 mil) selatan garis pantai Islandia.

Data pelacakan AIS sebelumnya menunjukkan bahwa kapal tersebut bergerak ke utara, melewati pantai barat Inggris selama dua hari terakhir.

Peta yang menunjukkan jalur Marinera melintasi Atlantik menuju Venezuela sebelum berbalik dan menuju utara, lokasi saat ini berada di antara Inggris dan Islandia.

Pada hari Selasa, Komando Selatan militer AS memposting di media sosial bahwa mereka "tetap siap untuk mendukung mitra badan pemerintah AS kami dalam melawan kapal dan aktor yang dikenai sanksi yang melintas melalui wilayah ini.

"Layanan laut kami waspada, tangkas, dan siap untuk melacak kapal yang menarik perhatian." "Ketika panggilan itu datang, kami akan berada di sana."

Sebelum operasi militer AS diluncurkan dari Inggris, Washington diharapkan untuk memberi tahu sekutunya.

Untuk saat ini, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan tidak akan berkomentar tentang aktivitas militer negara lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU
Berita Terkini
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved