Kapal Tanker Dikejar Pasukan AS, Rusia Kirim Armada Perang

Rabu, 07 Januari 2026 - 19:49 WIB
loading...
Kapal Tanker Dikejar...
Kapal tanker Rusia dikejar Pasukan AS, Moskow kirim kapal selam dan kapal perangnya. Foto/X/@theinformant_x
A A A
MOSKOW - Rusia dilaporkan mengerahkan kapal selam dan kapal lain untuk mengawal kapal tanker minyak - yang juga dikejar oleh pasukan AS - melintasi Atlantik.

Kapal tersebut, yang saat ini berada di antara Islandia dan Kepulauan Inggris, telah dituduh melanggar sanksi AS dan mengangkut minyak Iran. Secara historis, kapal ini mengangkut minyak mentah Venezuela tetapi dilaporkan kosong saat ini.

Sebelumnya bernama Bella 1, namanya telah diubah menjadi Marinera dan dilaporkan juga telah berganti bendera dari kapal Guyana menjadi kapal Rusia.

Presiden Donald Trump mengatakan bulan lalu bahwa ia memerintahkan "blokade" terhadap kapal tanker minyak yang dikenai sanksi yang masuk dan keluar Venezuela, sebuah langkah yang digambarkan oleh pemerintah di sana sebagai "pencurian".

Sementara itu, beberapa pesawat militer AS telah dilacak di atas Atlantik Utara di area tempat Marinera dilaporkan dikejar oleh otoritas AS.

Data dari situs seperti FlightRadar24 menunjukkan sebuah pesawat tanker pengisian bahan bakar udara ke udara AS dan beberapa pesawat lain yang digunakan oleh Komando Operasi Khusus Angkatan Udara AS untuk pengintaian dan misi khusus lainnya, menurut BBC Verify.

Baca Juga: Hindari Opsi Militer. AS Berencana Membeli Greenland

Pada hari Selasa, dua pejabat AS telah mengkonfirmasi kepada CBS News, mitra media AS BBC, bahwa Rusia telah mengirimkan kapal selam dan kapal angkatan laut lainnya untuk mengawal kapal tanker tersebut.

Penjaga Pantai AS mencoba menaiki kapal tersebut bulan lalu di Karibia ketika diyakini sedang menuju Venezuela. Penjaga Pantai memiliki surat perintah untuk menyita kapal tersebut karena dugaan pelanggaran sanksi.

Sebelum dapat dinaiki, kapal tersebut secara dramatis mengubah haluan dan pendekatannya ke Eropa bertepatan dengan kedatangan sekitar 10 pesawat angkut militer AS serta helikopter.

Rusia mengatakan pihaknya "memantau dengan penuh perhatian" situasi di sekitar kapal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Intelijen Israel Bisiki...
Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Mundur,...
Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved