Tak Ingin Bernasib Sama seperti Maduro, Presiden Kolombia Konsolidasikan Kekuatan Militer

Senin, 05 Januari 2026 - 17:25 WIB
loading...
Tak Ingin Bernasib Sama...
Presiden Kolombia Gustavo Petro jadi target penculikan Trump setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/@QudsNen
A A A
CARACAS - Presiden Kolombia Gustavo Petro meningkatkan konsolidasi militer karena tak ingin bernasib sama seperti Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Apalagi, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Kolombia dan Venezuela "sangat sakit" dan bahwa pemerintah di Bogota dijalankan oleh "orang sakit yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat".

Gustavo Petro kini telah mengeluarkan pernyataan, menyampaikan pesan tegas kepada angkatan bersenjata negara itu.

"Setiap komandan angkatan bersenjata yang lebih menyukai bendera AS daripada bendera Kolombia harus segera mengundurkan diri dari lembaga tersebut," katanya dilansir Al Jazeera.

"Konstitusi memerintahkan angkatan bersenjata untuk membela kedaulatan rakyat," katanya dalam sebuah unggahan di X.

Baca Juga: Sukses Invasi Venezuela, AS Kini Kuasai Cadangan Minyak dan Emas Terbesar di Dunia

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan keras kepada Presiden Kolombia Gustavo Petro pada Minggu malam, mengatakan Petro "tidak akan bertahan lama."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved