5 Titik Rawan Perang Dunia III pada 2026, dari Kepulauan Kinmen hingga Teluk Finlandia

Kamis, 08 Januari 2026 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Penutupan tersebut dapat menyebabkan harga global meroket, berdampak pada beberapa ekonomi terbesar di dunia.

Hal itu juga dapat memicu reaksi militer internasional – dengan negara-negara bersatu untuk menghancurkan blokade.

China, India, dan Jepang termasuk di antara beberapa importir minyak mentah utama yang melewati titik rawan kecil tersebut.

Kekhawatiran meningkat pada bulan Juni setelah Operasi Midnight Hammer bahwa Teheran akan menutup selat tersebut.

Ingram mengatakan: “Jika ketegangan meningkat di dalam Iran, baik itu ketegangan sipil terhadap pemerintah, baik itu ketegangan yang datang dari Israel atau dari AS atau tempat lain, Iran dapat mencoba menyerang balik seperti tikus yang terpojok.

“Dengan membalas melalui penutupan Selat Hormuz – dampaknya terhadap ekonomi global akan signifikan.”

5. Seoul

Meskipun perdamaian antara Korea Utara dan Korea Selatan telah berlangsung selama beberapa dekade – diktator Kim Jong-un tetaplah seorang diktator yang tidak dapat diprediksi.

Diktator Korea Utara itu secara resmi meninggalkan rencana untuk menyatukan kembali semenanjung tahun lalu – tetapi masih menganggap Korea Selatan sebagai “musuh utama” mereka.

Merasa lebih percaya diri dari sebelumnya setelah serangkaian kemenangan diplomatik pada tahun 2025, Kim mungkin memutuskan tahun depan adalah waktu yang tepat untuk menyerang, kata Ingram.

“Kim Jong-un, pemimpin despot Korea Utara, merasa semakin berani dalam hubungannya dengan Rusia, memasok lebih dari 70 persen amunisi Rusia untuk perangnya. di Ukraina,” katanya.

“Kim juga telah mengembangkan kemampuan dan menjadi pusat perhatian dalam parade Xi dan Putin.”

Kedua Korea telah terbagi sejak gencatan senjata disepakati untuk mengakhiri Perang Korea pada tahun 1953.

Bulan lalu, Donald Trump berharap untuk menghidupkan kembali hubungan dengan Kim Jong-un, setelah pertemuan puncak bersejarah keduanya selama masa jabatan pertama presiden AS.

Saat Kim Jong-un diajak berunding, sang tiran tetap bungkam.

Dengan persenjataan nuklir, armada kapal perusak angkatan laut, dan angkatan darat terbesar keempat di dunia – Kim bisa memutuskan untuk mengubah peta dunia dalam sekejap mata.

Ingram mengatakan: “Kita memiliki seorang despot dengan senjata nuklir – serangan pembukanya bisa berupa penembakan senjata nuklir ke Seoul.

“Ini adalah kemungkinan yang sangat nyata pada tahun 2026.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved