Rusia Tegaskan Penyelesaian Program Nuklir Iran Semakin Dekat
Jum'at, 02 Januari 2026 - 16:48 WIB
loading...
Fasilitas nuklir Iran. Foto/mint
A
A
A
MOSKOW - Penyelesaian kebuntuan terkait program nuklir Iran dapat dicapai jika semua pihak menunjukkan kemauan politik yang cukup. Pendapat itu diungkap seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Rusia kepada Sputnik.
“Kami percaya dengan komitmen politik yang diperlukan dari semua pihak yang terlibat, penyelesaian seputar program nuklir Iran sepenuhnya mungkin. Kemajuan apa pun ke arah ini akan disambut baik,” ungkap Oleg Postnikov, direktur Departemen Nonproliferasi dan Pengendalian Senjata Kementerian Luar Negeri Rusia.
Postnikov menambahkan Rusia mengakui kepatuhan Iran terhadap kewajibannya berdasarkan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT), serta perjanjian pengamanan komprehensifnya dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Kebijakan Barat terhadap program nuklir Iran adalah jalan buntu yang disengaja, Postnikov sebelumnya menggarisbawahi, ketika ia mengkritik negosiasi yang gagal tahun lalu.
Kebijakan untuk meningkatkan situasi seputar program nuklir Iran adalah keliru, menurut Oleg Postnikov.
"Tahun lalu, upaya besar telah dilakukan untuk mencapai kesepakatan berkelanjutan yang akan menyelesaikan kesalahpahaman dan kecurigaan apa pun mengenai program nuklir damai Iran sambil mempertimbangkan kepentingan sah Teheran. Rusia berkontribusi dalam hal ini dengan segala cara yang mungkin. Sayangnya, Barat telah mengadopsi kebijakan eskalasi, yang pada dasarnya keliru, tidak dapat dipertahankan, dan mengarah ke jalan buntu," ungkap Postnikov.
Dia mengatakan Rusia sangat yakin tidak ada alternatif yang masuk akal selain jalur politik dan diplomatik untuk menyelesaikan masalah yang terkait dengan program nuklir Iran.
Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam konferensi pers setelah pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa ia akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika Teheran mencoba untuk terus mengembangkan program rudal dan nuklir.
Baca juga: Usai Pesta Pelantikan, Zohran Mamdani Mulai Kebijakan Perumahan: Kita Tak Akan Menunggu
“Kami percaya dengan komitmen politik yang diperlukan dari semua pihak yang terlibat, penyelesaian seputar program nuklir Iran sepenuhnya mungkin. Kemajuan apa pun ke arah ini akan disambut baik,” ungkap Oleg Postnikov, direktur Departemen Nonproliferasi dan Pengendalian Senjata Kementerian Luar Negeri Rusia.
Postnikov menambahkan Rusia mengakui kepatuhan Iran terhadap kewajibannya berdasarkan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT), serta perjanjian pengamanan komprehensifnya dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Kebijakan Barat terhadap program nuklir Iran adalah jalan buntu yang disengaja, Postnikov sebelumnya menggarisbawahi, ketika ia mengkritik negosiasi yang gagal tahun lalu.
Kebijakan untuk meningkatkan situasi seputar program nuklir Iran adalah keliru, menurut Oleg Postnikov.
"Tahun lalu, upaya besar telah dilakukan untuk mencapai kesepakatan berkelanjutan yang akan menyelesaikan kesalahpahaman dan kecurigaan apa pun mengenai program nuklir damai Iran sambil mempertimbangkan kepentingan sah Teheran. Rusia berkontribusi dalam hal ini dengan segala cara yang mungkin. Sayangnya, Barat telah mengadopsi kebijakan eskalasi, yang pada dasarnya keliru, tidak dapat dipertahankan, dan mengarah ke jalan buntu," ungkap Postnikov.
Dia mengatakan Rusia sangat yakin tidak ada alternatif yang masuk akal selain jalur politik dan diplomatik untuk menyelesaikan masalah yang terkait dengan program nuklir Iran.
Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam konferensi pers setelah pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa ia akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika Teheran mencoba untuk terus mengembangkan program rudal dan nuklir.
Baca juga: Usai Pesta Pelantikan, Zohran Mamdani Mulai Kebijakan Perumahan: Kita Tak Akan Menunggu
(sya)
Lihat Juga :