Mata Uang Iran Terpuruk Picu Demo Rusuh, 6 Orang Tewas

Jum'at, 02 Januari 2026 - 10:25 WIB
loading...
A A A
Demonstrasi kali ini lebih kecil dibandingkan kerusuhan besar terakhir pada tahun 2022, yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini dalam tahanan, yang ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat Iran untuk perempuan.

Kematiannya memicu gelombang kemarahan nasional yang dengan cepat berkembang menjadi seruan untuk perubahan rezim dan menyebabkan ratusan orang tewas.

Protes terbaru dimulai secara damai di ibu kota dan menyebar setelah mahasiswa dari setidaknya 10 universitas bergabung pada hari Selasa.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah berupaya meredakan ketegangan, mengakui "tuntutan sah" para demonstran, dan menyerukan pemerintah pada hari Kamis untuk mengambil tindakan guna memperbaiki situasi ekonomi.

Namun, pihak berwenang juga berjanji untuk mengambil sikap tegas, dan telah memperingatkan agar tidak memanfaatkan situasi untuk menabur kekacauan.

Laporan media lokal tentang demonstrasi bervariasi, dengan beberapa media fokus pada kesulitan ekonomi, dan yang lain pada insiden yang disebabkan oleh "pembuat onar".

Iran sedang berada di tengah libur panjang akhir pekan, dengan pihak berwenang menyatakan hari Rabu sebagai hari libur bank pada menit terakhir, dengan alasan perlunya menghemat energi selama cuaca dingin.

Mereka tidak secara resmi menghubungkannya dengan protes tersebut.

Akhir pekan di Iran dimulai pada hari Kamis, dan hari Sabtu adalah hari libur nasional yang sudah lama berlaku.

Kejaksaan Agung Iran mengatakan pada hari Rabu bahwa protes ekonomi yang damai adalah sah, tetapi setiap upaya untuk menciptakan ketidakamanan akan ditanggapi dengan "tanggapan yang tegas."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran
Rekomendasi
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
KPK Geledah Rumah Anggota...
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved