Pesta Tahun Baru Swiss Berujung Tragedi Kebakaran Mengerikan, 40 Tewas, 115 Luka

Jum'at, 02 Januari 2026 - 06:56 WIB
loading...
Pesta Tahun Baru Swiss...
Pesta Tahun Baru di bar Le Constellation, resor Crans-Montana, Swiss, berubah menjadi tragedi kebakaran mengerikan. Sebanyak 40 orang tewas dan 115 lainnya terluka. Foto/SCMP
A A A
BERN - Sebuah pesta perayaan Tahun Baru di sebuah bar di resor Alpen Swiss berubah menjadi tragedi kebakaran mengerikan. Sekitar 40 orang tewas dan 115 lainnya luka-luka.

Menurut polisi setempat, kebakaran terjadi kurang dari dua jam setelah tengah malam. Polisi belum memiliki data terakhir jumlah korban tewas.

Resor Crans-Montana paling dikenal sebagai tempat ski dan golf internasional, dan dalam semalam, bar Le Constellation yang ramai berubah dari tempat pesta menjadi lokasi salah satu tragedi terburuk di Swiss. Negara itu akan mengadakan masa berkabung selama lima hari.

Baca Juga: Rayakan Tahun Baru, Kebakaran Tewaskan Beberapa Orang di Kota Resor Ski Swiss

Komandan polisi Kanton Valais, Frédéric Gisler, mengatakan dalam konferensi pers bahwa pekerjaan sedang dilakukan untuk mengidentifikasi para korban dan memberi tahu keluarga mereka. Dia menambahkan bahwa masyarakat "sangat terpukul".

Duta Besar Italia untuk Swiss, Gian Lorenzo Cornado, mengatakan kepada stasiun televisi RAI bahwa 13 dari korban luka adalah warga negara Italia, dan enam warga Italia lainnya belum ditemukan.

Beatrice Pilloud, jaksa agung Kanton Valais, mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke dalam reruntuhan.

"Saat ini tidak ada indikasi adanya serangan apa pun," kata Pilloud.

Dia mengatakan bahwa jumlah orang yang berada di bar tersebut saat ini sama sekali tidak diketahui. Dia menambahkan bahwa kapasitas maksimum bar akan menjadi bagian dari penyelidikan.

"Untuk saat ini, kami belum memiliki tersangka," ujarnya, ketika ditanya apakah ada yang telah ditangkap terkait kebakaran tersebut.

"Sebuah penyelidikan telah dibuka, bukan terhadap siapa pun, tetapi untuk menjelaskan keadaan kebakaran dramatis ini," imbuh dia.

Gisler mengatakan prioritas hingga pemberitahuan lebih lanjut adalah mengidentifikasi para korban, dan menambahkan bahwa pekerjaan ini akan memakan waktu beberapa hari.

Axel Clavier, seorang remaja berusia 16 tahun asal Paris yang selamat dari kebakaran, menggambarkan "kekacauan total" di dalam bar. Salah satu temannya meninggal dan dua atau tiga orang hilang, katanya kepada Associated Press, Jumat (2/1/2026).

Dia mengatakan dia tidak melihat api bermula tetapi melihat para pelayan datang dengan botol sampanye dan kembang api.

Clavier mengatakan dia merasa seperti tercekik dan awalnya bersembunyi di balik meja, lalu berlari ke atas dan mencoba menggunakan meja untuk memecahkan jendela kaca akrilik. Jendela itu terlepas dari bingkainya, memungkinkannya untuk melarikan diri.

Dia kehilangan jaket, sepatu, telepon, dan kartu banknya saat melarikan diri. "Tetapi saya masih hidup dan itu hanya barang-barang," ujarnya. "Saya masih syok."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kebakaran Hebat Lumat...
Kebakaran Hebat Lumat Pangkalan Inggris yang Digunakan Pesawat AS Bombardir Iran
Markas Kebakaran dan...
Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Kebakaran Los Angeles,...
Kebakaran Los Angeles, Tragedi Paling Parah dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved