Anwar Ibrahim Sebut Pengakuan Israel atas Somaliland Terkait Pemindahan Paksa Warga Gaza

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:30 WIB
loading...
Anwar Ibrahim Sebut...
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengungkapkan pengakuan Israel atas Somaliland terkait pemindahan paksa warga Gaza. Foto/X
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menolak pengakuan Israel atas wilayah Somaliland yang memisahkan diri dari Somalia. Dia mengaitkan langkah tersebut dengan dugaan "pemindahan paksa warga Palestina".

“Tindakan seperti itu melanggar hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan, dan hanya akan melanggengkan ketidakadilan daripada berkontribusi pada perdamaian,” katanya dalam konferensi pers, menurut harian Malaysia The New Straits Times.

Anwar mengatakan bahwa setiap upaya untuk menggunakan wilayah tersebut “untuk pemindahan paksa warga Palestina sama sekali tidak dapat diterima.”

Pernyataan tersebut muncul setelah kelompok Palestina Hamas pada hari Sabtu menolak rencana Israel untuk memindahkan paksa warga Palestina dari Gaza, termasuk ke Somaliland, menyusul pengakuan Tel Aviv atas wilayah yang memisahkan diri tersebut.

Anwar, sambil mencatat diskusi baru-baru ini yang diadakan di Florida untuk fase selanjutnya dari proses perdamaian, memperingatkan bahwa setiap kembalinya kekerasan skala besar akan menimbulkan “biaya yang tak tertahankan” bagi warga sipil dan semakin melemahkan prospek perdamaian yang rapuh.

“Israel harus bertanggung jawab atas tindakan dan kewajibannya berdasarkan hukum internasional,” tambahnya.

Baca Juga: Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026

Israel menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat pada hari Jumat.

Reaksi negatif global meningkat atas pengakuan Israel terhadap Somaliland, dengan banyak negara mengutuk langkah tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan ancaman terhadap stabilitas regional.

Pada hari Jumat, Somalia menegaskan kembali komitmen absolut dan tak tergoyahkan terhadap kedaulatan, persatuan nasional, dan integritas wilayahnya setelah Israel mengakui Somaliland.

Somaliland, yang belum mendapat pengakuan resmi sejak mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada tahun 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen, dengan pemerintah pusat berjuang untuk menegakkan kendali atas wilayah tersebut dan kepemimpinannya tidak mampu mendapatkan pengakuan internasional atas kemerdekaannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved