Trump Dukung Israel Serang Iran Lagi: 'Harus Serang dengan Keras!'

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:37 WIB
loading...
A A A
"Saya harap Iran tidak mencoba membangun, seperti yang saya baca, bahwa mereka sedang membangun senjata dan hal-hal lain. Dan jika mereka melakukannya, mereka tidak menggunakan situs yang telah kita hancurkan, tetapi mungkin menggunakan situs yang berbeda. Kita tahu persis ke mana mereka pergi, apa yang mereka lakukan, dan saya harap mereka tidak melakukannya, karena kita tidak ingin membuang bahan bakar untuk B-2, itu perjalanan 37 jam pulang pergi. Saya tidak ingin membuang banyak bahan bakar," paparnya.

Amerika Serikat mengadakan lima putaran negosiasi dengan Iran mengenai program nuklirnya awal tahun ini, di mana Trump menetapkan tenggat waktu 60 hari.

Ketika tidak ada kesepakatan yang tercapai pada hari ke-61 pada 13 Juni, Israel melancarkan serangan militer mendadak yang diikuti oleh serangan AS pada 22 Juni yang menargetkan fasilitas nuklir utama di Isfahan, Natanz, dan Fordow.

Serangan tersebut menewaskan ilmuwan nuklir bersama dengan ratusan personel militer dan warga sipil. Serangan balasan Iran menewaskan 32 warga sipil Israel dan seorang tentara yang sedang tidak bertugas.

Iran membantah berupaya mengembangkan senjata nuklir dan mengatakan program nuklirnya bertujuan untuk tujuan damai. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan berurusan dengan Trump tidak sesuai dengan martabat Republik Islam, sementara para pejabat Iran menolak tuntutan AS untuk mengakhiri pengayaan uranium dan membatasi kemampuan rudal.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berbicara dengan Menteri Luar Negeri Oman melalui telepon pada hari Senin. Oman sebelumnya telah menjadi mediator negosiasi antara Teheran dan Washington.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Berita Terkini
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved