Mantan Ibu Negara Korea Selatan Dituntut Penjara 15 Tahun atas Suap Mewah

Senin, 29 Desember 2025 - 11:51 WIB
loading...
Mantan Ibu Negara Korea...
Mantan Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee dituntut penjara 15 tahun atas suap barang-barang mewah dan penyalahgunaan kekuasaan. Foto/Korea Times/Shim Hyun-chul
A A A
SEOUL - Mantan ibu negara Korea Selatan (Korsel) dituduh oleh jaksa hari ini (29/12/2025) telah menerima suap mewah senilai lebih dari USD200.000 (lebih dari Rp3 miliar), termasuk karya seni, perhiasan, dan tas tangan. Dia juga dituduh ikut campur dalam urusan negara.

Kim Keon Hee, istri dari mantan presiden Yoon Suk Yeol yang dicopot, ditangkap pada bulan Agustus dan sedang diselidiki atas dugaan manipulasi saham dan menerima hadiah dari Gereja Unifikasi yang mirip sekte.

Dia juga dituduh ikut campur dalam pemilihan Parlemen.

Baca Juga: Eks Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dituntut Penjara 10 Tahun Gara-gara Darurat Militer

Dalam pengumuman yang menyimpulkan penyelidikan mereka, jaksa Min Joong-ki mengatakan bahwa lembaga-lembaga Korea Selatan "sangat dirusak oleh penyalahgunaan kekuasaan" oleh Kim.

"Kim diduga secara ilegal ikut campur dalam urusan negara di balik layar, di luar pandangan publik," kata jaksa Kim Hyung-geun, seperti dikutip AFP.

Para jaksa mengatakan suap dari bisnis dan politisi yang diterima Kim berjumlah hingga 377,25 juta won.

Penyelidik menuduh Kim telah menerima dua tas Chanel dan kalung Graff dari pemimpin Gereja Unifikasi.

Dia juga diduga menerima perhiasan mewah, lukisan karya pelukis minimalis terkenal Korea Selatan Lee Ufan, tas tangan Dior, dan jam tangan.

Mantan presiden Yoon membantah mengetahui transaksi ini ketika didesak oleh penyidik. "Klaim yang sulit diterima banyak orang," kata jaksa Kim Hyung-geun.

Jaksa menuntut hukuman penjara 15 tahun untuk mantan ibu negara tersebut pada awal Desember, dengan mengatakan bahwa dia telah "berada di atas hukum" dan berkolusi dengan Gereja Unifikasi untuk merusak "pemisahan agama dan negara yang diamanatkan secara konstitusional".

Mereka juga meminta pengadilan untuk mendendanya sebesar 2 miliar won (USD1,4 juta).

Mantan ibu negara tersebut membantah semua tuduhan.

Dalam kesaksian terakhirnya, dia mengatakan bahwa tuduhan tersebut "sangat tidak adil".

“Namun ketika saya mempertimbangkan peran saya dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada saya, tampaknya jelas bahwa saya telah membuat banyak kesalahan,” katanya.

Mantan presiden Yoon mendeklarasikan darurat militer Desember lalu dalam upaya singkat untuk menangguhkan pemerintahan sipil yang menjerumuskan Korea Selatan ke dalam kekacauan politik.

Dia dicopot dari jabatannya dan kemudian ditangkap tahun ini atas tuduhan pemberontakan, yang dia bantah. Ini pertama kalinya seorang mantan presiden Korea Selatan dan istrinya ditahan.

Pengadilan Seoul akan menjatuhkan hukuman kepada Kim pada 28 Januari 2026.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Berita Terkini
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Infografis
Istri Najib Razak Divonis...
Istri Najib Razak Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Suap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved