Billboard 'Yesus Adalah Orang Palestina' Hebohkan Times Square AS

Jum'at, 26 Desember 2025 - 19:20 WIB
loading...
Billboard Yesus Adalah...
Billboard bertuliskan Yesus adalah orang Palestina muncul di Times Square, New York, AS. Papan iklan ini memicu perdebatan di kalangan pengunjung. Foto/Instagram/ADC
A A A
NEW YORK - Sebuah billboard bertuliskan "Jesus is Palestinian (Yesus adalah orang Palestina)" muncul di Times Square, New York, Amerika Serikat (AS). Tulisan dalam billboard itu memicu perdebatan di kalangan pengunjung, di mana sebagian mengecam dan yang lainnya mendukung.

Iklan digital tersebut—yang didanai oleh Komite Anti-Diskriminasi Amerika-Arab (ADC) dalam upaya untuk memicu perdebatan dan protes selama kesibukan liburan—mendapat reaksi keras dari wisatawan setelah muncul di jantung Midtown.

“Ini adalah pesan yang cukup memecah belah, jika Anda pro-Palestina, Anda akan menganggapnya baik-baik saja,” kata Sam Kept, pria Inggris yang sedang mengunjungi New York, kepada The New York Post. Kept merupakan salah satu turis yang mengecam pesan pada billboard tersebut.

Baca Juga: Tak Peduli Hari Natal, Israel Terus Serang Gaza, Tepi Barat, Lebanon, dan Suriah

“Mungkin ini bukan waktu yang tepat di dunia untuk memasang iklan itu. Ini provokatif," katanya lagi.

Istrinya menambahkan, bahwa billboard tersebut—yang bertuliskan pesan “JESUS IS PALESTINIAN” dengan huruf hitam tebal di latar belakang hijau terang, dengan pesan “WELCOME” di sisi lain—dapat dianggap “menyinggung” oleh sebagian orang.

“Ini seperti mencoba memprovokasi, bukan?” katanya.

Pengunjung lain berpendapat bahwa Yesus adalah “untuk semua orang”, dan tidak perlu “spesifik”.

Adeb Ayoub, direktur eksekutif nasional organisasi Arab-Amerika, mengatakan bahwa organisasi nirlaba tersebut telah menyewa ruang iklan di Times Square sejak awal tahun ini, dengan pesan yang berbeda berganti setiap minggu.

Dia menjelaskan bahwa tema utama papan reklame tersebut adalah “America First", dengan tujuan untuk mendorong orang-orang untuk mengenali kesamaan antara komunitas Arab dan Muslim serta umat Kristen di AS selama “waktu tersibuk di New York City”.

“Ada lebih banyak kesamaan antara orang Arab, Muslim, dan Kristen di negara ini daripada yang ingin orang lain percayai, dan ada kesamaan serta ketakutan akan budaya, agama yang sama,” kata Ayoub kepada The New York Post, yang dilansir Jumat (26/12/2025).

“Sebagian besar warga Amerika di negara ini beragama Kristen dan tempat kelahiran Kekristenan adalah Palestina. Jika orang ingin berdebat tentang hal itu, maka bagus, papan reklame itu memicu perdebatan. Setidaknya Anda sedang membicarakannya. Jika tidak, kami dibungkam dan suara serta posisi kami tidak akan terdengar," paparnya.

Ketika ditanya apakah kelompoknya membantah bahwa Yesus adalah orang Yahudi, Ayoub mengatakan: “Yesus hidup di dalam diri kita semua dan bahwa subjek tersebut terbuka untuk interpretasi."

Dia menambahkan bahwa kelompok-kelompok Yahudi yang menurutnya telah melancarkan perang digital terhadapnya sejak musim semi bebas untuk mempromosikan pandangan mereka sendiri tentang Yesus.

Sementara beberapa orang yang melihat papan reklame tersebut keberatan dengan hal itu, yang lain menyuarakan dukungan mereka untuk pesan ADC.

“Setiap orang boleh memiliki ide masing-masing,” kata Giovanni Napoli, seorang turis berusia 32 tahun asal Italia, menambahkan bahwa “seharusnya tidak ada masalah”.

Turis Prancis, Alain Balla, berkata, “Ini adalah momen yang sangat istimewa dalam setahun dan apa pun bisa terjadi di dunia saat ini di Palestina. Mereka hanya mencoba berbagi momen dengan orang-orang mereka yang membutuhkan bantuan. Yesus milik semua orang. Bagi saya, Yesus adalah untuk semua orang.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved