Rusia akan Bangun Pembangkit Listrik di Bulan dalam 10 Tahun

Kamis, 25 Desember 2025 - 17:15 WIB
loading...
Rusia akan Bangun Pembangkit...
Rusia akan membangun pembangkit listrik di Bulan. Foto/space
A A A
MOSKOW - Rusia berencana meluncurkan pembangkit listrik di Bulan dalam satu dekade. Rencana itu diumumkan badan antariksa Roscosmos, yang menyatakan telah menandatangani kontrak dengan NPO Lavochkin, pengembang utama misi luar angkasa dan planetarium negara itu, untuk melaksanakan pekerjaan hingga tahun 2036 pada proyek tersebut.

“Tujuan fasilitas ini adalah menyediakan pasokan energi jangka panjang bagi rover bulan dan observatorium, serta untuk Stasiun Penelitian Bulan Internasional (ILRS) yang dipimpin China,” ungkap Roscosmos dalam pernyataan pada hari Rabu (24/12/2025).

NPO Lavochkin memimpin misi penting Soviet ke Bulan dan Venus dan tetap menjadi pengembang utama untuk misi bulan Rusia saat ini.

Perusahaan nuklir negara Rosatom dan Institut Kurchatov, pusat penelitian nasional terkemuka negara itu untuk ilmu nuklir, akan terlibat dalam proyek tersebut.

Selama dekade berikutnya, Roscosmos berencana mengembangkan pesawat ruang angkasa, melakukan pengujian eksperimental berbasis darat, melakukan uji penerbangan, dan membangun infrastruktur di Bulan.

“Proyek ini merupakan langkah penting menuju terciptanya stasiun bulan ilmiah yang beroperasi secara permanen dan beralih dari misi sekali jalan ke program eksplorasi bulan jangka panjang,” ungkap Roscosmos.

Pembangkit listrik yang direncanakan akan menjadi bagian dari proyek bulan bersama dengan China.

Selama kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Moskow pada bulan Mei, kedua negara menandatangani perjanjian untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulan untuk memasok energi bagi pangkalan penelitian bulan permanen Beijing, yang diharapkan akan beroperasi pada pertengahan tahun 2030-an.

Rusia adalah mitra kunci dalam upaya tersebut, memberikan keahlian dalam sistem ruang angkasa dalam dan tenaga nuklir.

Energi nuklir secara luas dipandang badan antariksa sebagai pilihan yang paling layak untuk pembangkit listrik jangka panjang di Bulan, di mana panel surya kurang efektif karena periode kegelapan yang berkepanjangan, debu bulan yang sangat lengket, dan perubahan suhu yang ekstrem.

Pengumuman ini muncul di tengah persaingan yang semakin ketat dalam eksplorasi bulan. Amerika Serikat, saingan utama China di bidang antariksa, telah meluncurkan program Artemis, yang bertujuan mengirim kembali astronot ke Bulan, membangun kehadiran berkelanjutan di dekat kutub selatan, dan membangun Lunar Gateway, stasiun ruang angkasa kecil yang akan mengorbit Bulan.

Baca juga: Trump Akui Dimulainya Serangan Darat terhadap Kartel Narkoba di Amerika Latin
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved