China Bakal Membangun 6 Kapal Induk dalam 10 Tahun, Persaingan dengan AS Memanas

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:06 WIB
loading...
A A A
Namun, armada kapal induk China saat ini masih jauh tertinggal dari pesaing utamanya; Amerika Serikat, yang memiliki armada kapal induk terbesar di dunia dengan 11 unit.

Kapal induk dianggap sebagai indikator utama kekuatan militer suatu negara, karena berfungsi sebagai pangkalan udara terapung untuk memproyeksikan kekuatan di luar garis pantai.

Militer China secara teratur mengerahkan kapal induknya dalam misi di wilayah Pasifik barat yang lebih luas untuk menantang strategi rantai pulau AS yang bertujuan membatasi kehadiran militer regionalnya.

Dalam laporan tahunannya kepada Kongres tentang kekuatan militer China, Pentagon mengatakan China bertujuan untuk memiliki sembilan kapal induk pada tahun 2035, termasuk yang sudah beroperasi: CNS Liaoning, CNS Shandong, dan CNS Fujian, yang diresmikan pada bulan November.

Ini menandai perubahan besar dalam penilaian Pentagon terhadap rencana pengembangan kapal induk China. Dalam laporan tahun lalu, disebutkan bahwa kapal induk tambahan akan menyusul setelah pengoperasian Fujian, yang saat ini merupakan kapal induk paling canggih di negara itu.

Alex Luck, seorang analis Angkatan Laut di Australia, menggambarkan klaim Pentagon tersebut sebagai hal yang luar biasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Lawan Houthi, AS akan...
Lawan Houthi, AS akan Kerahkan Kapal Induk Nuklir Kedua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved