China Memuat Lebih dari 100 Rudal Antarbenua Nuklir di Silo Ini, Ada Apa?
Selasa, 23 Desember 2025 - 07:35 WIB
loading...
A
A
A
Trump baru-baru ini menuduh China melakukan uji coba nuklir rahasia dan mengancam bahwa AS akan melanjutkan uji coba nuklirnya sendiri. Beijing membantah tuduhan Trump dan mengatakan pihaknya menjunjung tinggi kewajiban internasionalnya tentang non-proliferasi.
Menurut Missile Defense Project di lembaga think tank Center for Strategic and International Studies (CSIS), DF-31 adalah rudal tiga tahap berbahan bakar padat dengan perkiraan jangkauan 4.350 hingga 7.270 mil. DF adalah singkatan dari Dong Feng atau Angin Timur, dan juga dikenal dengan sebutan NATO-nya; CSS-10.
Pertama kali dikerahkan pada tahun 2006, rudal itu kini memiliki tiga varian: DF-31 (CSS-10 Mod 1), DF-31A (CSS-10 Mod 2), dan DF-31AG. Rudal-rudal tersebut dapat membawa satu hulu ledak seberat 500 kg, yang menghasilkan daya ledak nuklir 200 hingga 300 kiloton, menurut CSIS.
China sedang berupaya memodernisasi kekuatan nuklirnya. Menurut Bulletin of the Atomic Scientists, selama lima tahun terakhir, China telah secara signifikan memperluas program modernisasi nuklir yang sedang berlangsung dengan mengerahkan lebih banyak jenis dan jumlah senjata nuklir yang lebih besar daripada sebelumnya.
Laporan dari Bulletin of the Atomic Scientists juga memperkirakan bahwa China saat ini memiliki total 600 rudal nuklir, di mana 276 di antaranya memiliki jangkauan antarbenua.
Menurut Missile Defense Project di lembaga think tank Center for Strategic and International Studies (CSIS), DF-31 adalah rudal tiga tahap berbahan bakar padat dengan perkiraan jangkauan 4.350 hingga 7.270 mil. DF adalah singkatan dari Dong Feng atau Angin Timur, dan juga dikenal dengan sebutan NATO-nya; CSS-10.
Pertama kali dikerahkan pada tahun 2006, rudal itu kini memiliki tiga varian: DF-31 (CSS-10 Mod 1), DF-31A (CSS-10 Mod 2), dan DF-31AG. Rudal-rudal tersebut dapat membawa satu hulu ledak seberat 500 kg, yang menghasilkan daya ledak nuklir 200 hingga 300 kiloton, menurut CSIS.
China sedang berupaya memodernisasi kekuatan nuklirnya. Menurut Bulletin of the Atomic Scientists, selama lima tahun terakhir, China telah secara signifikan memperluas program modernisasi nuklir yang sedang berlangsung dengan mengerahkan lebih banyak jenis dan jumlah senjata nuklir yang lebih besar daripada sebelumnya.
Laporan dari Bulletin of the Atomic Scientists juga memperkirakan bahwa China saat ini memiliki total 600 rudal nuklir, di mana 276 di antaranya memiliki jangkauan antarbenua.
Lihat Juga :