Venezuela Dikepung Kapal Perang AS, Rusia Dukung Penuh Rezim Maduro
Selasa, 23 Desember 2025 - 06:57 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil, di mana diplomat Rusia tersebut menyatakan keprihatinan serius atas tindakan Washington yang semakin meningkat di Laut Karibia.
"Peningkatan kekuatan militer AS dapat menimbulkan konsekuensi yang luas bagi kawasan tersebut dan menciptakan ancaman terhadap navigasi maritim internasional," kata Kementerian Luar Negeri Rusia menyimpulkan hasil percakapan telepon Lavrov dan Gil.
"Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyampaikan solidaritas teguh Rusia kepada rakyat Venezuela dan kepada Presiden Nicolas Maduro Moros, dan menegaskan kembali dukungan penuhnya dalam menghadapi permusuhan terhadap negara kami," kata Yvan Gil di Telegram setelah melakukan panggilan telepon tersebut, seperti dikutip AFP, Selasa (23/12/2025).
Selama akhir pekan, beberapa media, mengutip pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa Penjaga Pantai AS sedang aktif mengejar sebuah kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di perairan internasional di Laut Karibia. Selama dua minggu terakhir, pasukan AS telah menyita dua kapal tanker minyak di dekat Venezuela.
Sejak September, Angkatan Laut AS telah menghancurkan beberapa kapal di lepas pantai negara Amerika Latin tersebut yang diklaim membawa narkoba. Presiden AS Donald Trump juga mengancam bahwa serangan darat dapat terjadi segera.
"Peningkatan kekuatan militer AS dapat menimbulkan konsekuensi yang luas bagi kawasan tersebut dan menciptakan ancaman terhadap navigasi maritim internasional," kata Kementerian Luar Negeri Rusia menyimpulkan hasil percakapan telepon Lavrov dan Gil.
"Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyampaikan solidaritas teguh Rusia kepada rakyat Venezuela dan kepada Presiden Nicolas Maduro Moros, dan menegaskan kembali dukungan penuhnya dalam menghadapi permusuhan terhadap negara kami," kata Yvan Gil di Telegram setelah melakukan panggilan telepon tersebut, seperti dikutip AFP, Selasa (23/12/2025).
Selama akhir pekan, beberapa media, mengutip pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa Penjaga Pantai AS sedang aktif mengejar sebuah kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di perairan internasional di Laut Karibia. Selama dua minggu terakhir, pasukan AS telah menyita dua kapal tanker minyak di dekat Venezuela.
Sejak September, Angkatan Laut AS telah menghancurkan beberapa kapal di lepas pantai negara Amerika Latin tersebut yang diklaim membawa narkoba. Presiden AS Donald Trump juga mengancam bahwa serangan darat dapat terjadi segera.
Lihat Juga :