Hindari Rute Maritim yang Panjang, Putin Bangun Koridor Darat Baru ke Asia

Senin, 22 Desember 2025 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Bagi Moskow, koridor ini lebih dari sekadar ekonomi—ini adalah lindung nilai strategis terhadap isolasi. Transportasi yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih aman mengurangi kerentanan di bawah sanksi Barat sekaligus memperkuat hubungan perdagangan dengan India dan berpotensi dengan Tiongkok. Sementara itu, Iran berpotensi muncul sebagai pusat perdagangan Eurasia, memperoleh pengaruh tanpa mengerahkan kekuatan militer.

Awal pekan ini, Rusia dan Iran mengumumkan rencana untuk mempercepat pekerjaan pada INSTC, menandakan dorongan baru untuk menyelesaikan koridor tersebut. Ali Larijani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Transportasi Rusia Vitaly Savelyev di Teheran untuk meninjau langkah-langkah menuju operasi penuh.

Larijani menekankan bahwa koridor tersebut diperlakukan sebagai prioritas strategis, menandakan komitmen Iran untuk menyelesaikan proyek tersebut. Savelyev menggarisbawahi pentingnya hal itu untuk ekspor Rusia yang lebih cepat dan aman ke Asia Selatan.

INSTC menggabungkan rute kereta api, jalan raya, dan maritim melalui Kazakhstan, Turkmenistan, dan Azerbaijan, termasuk penyeberangan Laut Kaspia. Pada akhirnya, proyek ini menghubungkan kota-kota di utara Rusia dengan pelabuhan-pelabuhan di India seperti Mumbai, memangkas waktu transit hampir setengahnya dibandingkan dengan rute Terusan Suez tradisional.

Koridor ini telah ada selama beberapa dekade tetapi terhenti karena ketergantungan yang berlebihan pada pendapatan minyak, prioritas strategis yang lemah, dan penentangan dari negara-negara yang waspada terhadap peran transit Iran yang lebih kuat. Saat ini, lebih dari 106 kilometer jalur Rasht-Astara telah selesai, dengan para pemimpin di Moskow dan Teheran memantau kemajuan dengan cermat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Intelijen Israel Bisiki...
Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump
Rekomendasi
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
72 Tahun Menunggu, Xhaka:...
72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
Berita Terkini
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Infografis
5 Pelatih Timnas yang...
5 Pelatih Timnas yang Sukses Membawa Garuda Terbang ke Piala Asia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved