ASEAN Berulang Kali Dilecehkan saat Thailand dan Kamboja Kembali Berperang

Senin, 22 Desember 2025 - 21:50 WIB
loading...
A A A
“Saya berharap pertemuan khusus ini akan memperbarui upaya kita untuk kembali ke stabilitas di daerah yang terkena dampak. ASEAN harus melakukan apa pun yang diperlukan.”
“Hal ini penting untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional,” kata Hasan dalam sambutan pembukaannya kepada para menteri. “Tujuan kita melampaui sekadar meredakan ketegangan. Kita harus meningkatkan pembangunan kepercayaan di antara pihak-pihak yang bertikai dan menyediakan ruang untuk dialog meskipun terdapat perbedaan yang ada.”

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim juga menyatakan harapan bahwa pertemuan tersebut akan memungkinkan Thailand dan Kamboja untuk bernegosiasi secara terbuka, menyelesaikan perbedaan, dan mencapai solusi yang adil dan langgeng. Pekan lalu, ia mengatakan kepada wartawan bahwa Anutin dari Thailand dan Hun Manet dari Kamboja sama-sama "berkeinginan untuk mencapai resolusi damai sesegera mungkin".

Departemen Luar Negeri AS pada hari Minggu mendesak kedua belah pihak "untuk mengakhiri permusuhan, menarik senjata berat, menghentikan penempatan ranjau darat, dan sepenuhnya menerapkan Perjanjian Perdamaian Kuala Lumpur". Dikatakan bahwa mereka menyambut baik "para pemimpin ASEAN yang berkumpul pekan ini untuk mendukung Kamboja dan Thailand sepenuhnya menghormati komitmen mereka untuk mengakhiri konflik ini".

Selain dorongan regional, AS dan China telah melakukan upaya diplomatik terpisah untuk mengakhiri konflik, meskipun keduanya belum menghasilkan hasil yang nyata.

Bangkok dan Phnom Penh terus saling menyalahkan atas pelanggaran gencatan senjata Juli, serta perjanjian perpanjangan lainnya yang ditandatangani pada bulan Oktober.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Mengenal Microsleep...
Mengenal Microsleep saat Mudik dan Cara Mengatasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved