ASEAN Berulang Kali Dilecehkan saat Thailand dan Kamboja Kembali Berperang

Senin, 22 Desember 2025 - 21:50 WIB
loading...
ASEAN Berulang Kali...
Thailand dan Kamboja kembali berperang saat ASEAN sedang berunding. Foto/X/@war_noir
A A A
KUALA LUMPUR - Pertempuran baru telah meletus di sepanjang perbatasan Thailand -Kamboja ketika para menteri luar negeri dari negara-negara Asia Tenggara bertemu di Malaysia untuk mencari solusi atas konflik mematikan antara kedua negara tetangga tersebut.

Bentrokan pada Senin pagi mengancam akan merusak upaya diplomatik oleh Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk menghidupkan kembali kesepakatan gencatan senjata yang pertama kali ditengahi pada bulan Juli oleh Malaysia dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Konflik tersebut, sejak kembali terjadi pada 8 Desember, telah menewaskan sedikitnya 40 orang dan menyebabkan hampir satu juta orang mengungsi di kedua sisi perbatasan.

Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja pada hari Senin menuduh Thailand mengerahkan jet tempur F-16 yang menjatuhkan empat bom di provinsi Banteay Meanchay dan menembakkan "gas beracun" di daerah desa Prey Chan, menurut kantor berita negara Agence Kampuchea Press.

“Kementerian menekankan bahwa pasukan Kamboja memantau situasi dengan cermat. Mereka tetap berani dan teguh dalam membela diri terhadap para agresor, tetap waspada dalam tugas mereka untuk melindungi integritas teritorial Kamboja,” kata laporan itu.

Mengutip tentara Kamboja, media berita Cambodianess juga melaporkan penembakan artileri di beberapa daerah Provinsi Battambang yang mengakibatkan setidaknya satu warga sipil terluka.

Stasiun berita pagi Thailand, Morning News TV 3, melaporkan "baku tembak" di Provinsi Sa Kaeo pada Senin pagi, dengan pasukan Kamboja menembakkan "senjata berat", memicu kebakaran dan merusak rumah-rumah di distrik Khok Sung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya...
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Apartemen, Loncat dari Lantai 7
Rekomendasi
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Kane vs Haaland: Duel...
Kane vs Haaland: Duel Mesin Gol Penentu Tiket Semifinal
Berita Terkini
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved