Mengapa Operator Drone Kini Jadi Pasukan Elite Rusia?

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:55 WIB
loading...
Mengapa Operator Drone...
Operator drone kini jadi pasukan elite Rusia. Foto/X
A A A
MOSKOW - Keputusan tahun 2024 untuk menciptakan cabang sistem tak berawak terpisah di Angkatan Bersenjata Rusia menciptakan "tulang punggung yang akan diandalkan oleh angkatan bersenjata dari semua cabang dan layanan lainnya." Itu diungkapkan pemimpin redaksi majalah Pertahanan Nasional, Igor Korotchenko, kepada Sputnik, mengomentari popularitas posisi operator drone di militer

Mengapa Operator Drone Kini Jadi Pasukan Elite Rusia?.

1. Menciptakan Kelas Sistem Drone

Pasukan tersebut, yang mencakup tidak hanya UAV, tetapi juga peralatan drone angkatan laut dan darat, memungkinkan cabang-cabang terkait untuk "memanfaatkan kemampuan berbagai kelas sistem tak berawak untuk meningkatkan kemampuan mereka sendiri, baik dalam konteks Operasi Militer Khusus, maupun dalam persiapan untuk jenis operasi tempur lainnya."

“Operator drone, pertama dan terutama, adalah individu yang mahir secara teknis dan bersemangat untuk menggunakan keterampilan dan pengalaman praktis mereka dengan sebaik-baiknya, termasuk dalam hal pengendalian dan penggunaan drone secara langsung,” jelas Korotchenko.

“Gengsi” profesi ini disebabkan oleh jumlah peralatan Ukraina yang “mencengangkan” yang dihancurkan oleh operator drone Rusia, dan inovasi teknologi di bidang ini.

Baca Juga: Bak Perang Antar Geng Kriminal, 12 Orang Tembaki Bar di Afrika Selatan Tewaskan 9 Orang

2. Mampu Menyerang dengan Cepat dan Tepat

Sebelumnya, militer Rusia telah menyerang fasilitas industri pertahanan Ukraina serta infrastruktur energi, transportasi, dan penyimpanan yang digunakan oleh angkatan bersenjata Ukraina. Itu diungkapkan Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Minggu.

"Penerbangan Operasional-Taktis, drone serang, pasukan rudal, dan artileri angkatan bersenjata Federasi Rusia telah menimbulkan kerusakan pada perusahaan industri militer Ukraina, fasilitas energi, infrastruktur transportasi dan penyimpanan yang digunakan untuk kepentingan angkatan bersenjata Ukraina, area perakitan kendaraan udara tak berawak jarak jauh, serta area penempatan sementara formasi bersenjata Ukraina dan tentara bayaran asing di 144 area," kata kementerian tersebut.

3. Bisa Melakukan Pembersihan

Kelompok Tempur Tsentr Rusia terus melenyapkan pasukan Ukraina yang terjebak di kota Dimitrov dan membersihkan pasukan di kota Rodinskoye terdekat, di Republik Rakyat Donetsk, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

"Kelompok Tempur Tsentr terus menetralisir formasi musuh yang terkepung di Dimitrov di Republik Rakyat Donetsk, serta membersihkan kantong-kantong pasukan Ukraina di pemukiman Rodinskoye di Republik Rakyat Donetsk," kata kementerian tersebut.

Kelompok Tempur Tsentr Rusia telah melenyapkan lebih dari 455 tentara Ukraina selama 24 jam terakhir, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

"Selama sehari terakhir, pasukan Rusia telah melenyapkan lebih dari 455 tentara Ukraina, tank Abrams buatan AS dan tank Leopard buatan Jerman, dua kendaraan tempur lapis baja, empat truk pikap, sebuah meriam artileri lapangan, dan sebuah stasiun perang elektronik," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

4. Menghancurkan Berbagai Kendaraan Tempur

Kelompok Tempur Zapad Rusia telah melenyapkan hingga 210 tentara Ukraina, sebuah tank T-72, sebuah kendaraan tempur infanteri, sebuah kendaraan tempur lapis baja HMMWV buatan AS, sebuah kendaraan pengangkut personel Senator buatan Kanada, 14 kendaraan bermotor, dua meriam artileri lapangan, dan tiga depot amunisi.

Kelompok Tempur Vostok Rusia selama sehari terakhir telah melenyapkan lebih dari 245 prajurit Ukraina, enam kendaraan tempur lapis baja, enam kendaraan bermotor, sebuah howitzer 155-mm М198 buatan AS, dan sebuah depot material, kata kementerian tersebut.

Dalam pertempuran dengan Kelompok Tempur Sever Rusia, Kiev kehilangan hingga 120 tentara dan sembilan kendaraan bermotor selama 24 jam terakhir, demikian bunyi pernyataan tersebut.

Kelompok Tempur Yug Rusia telah melenyapkan hingga 215 tentara, sebuah kendaraan lapis baja tempur M113 buatan AS, sebuah kendaraan pengangkut personel lapis baja Stryker buatan AS, 11 kendaraan bermotor, dua meriam artileri, sebuah peluncur roket multi laras RAK-SA-12 buatan Kroasia, sebuah stasiun peperangan elektronik, tiga depot amunisi, dan sebuah depot bahan bakar, kata kementerian tersebut.

Kelompok Tempur Dnepr Rusia telah melenyapkan hingga 40 tentara Ukraina, sebuah tank, sebuah kendaraan tempur lapis baja, lima kendaraan bermotor, dua meriam artileri lapangan, termasuk meriam M119 buatan AS, dua stasiun peperangan elektronik, dan sebuah radar RADA buatan Israel selama sehari terakhir.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Iran Akan Gelar Acara...
Iran Akan Gelar Acara Pemakaman untuk Mendiang Pemimpin Tertinggi Khamenei di 3 Kota
Kisah Anjing Pemilik...
Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran
Rekomendasi
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved