Mossad Israel di Balik Dilarangnya Hizbullah di Jerman

Senin, 04 Mei 2020 - 15:27 WIB
loading...
Mossad Israel di Balik...
Para anggota Hizbullah Lebanon saat merayakan Hari Perlawanan dan Pembebasan, di Nabatiyeh, Lebanon. Foto/REUTERS/Ali Hashisho
A A A
BERLIN - Jerman melarang semua kegiatan Hizbullah di negara tersebut. Kementerian Dalam Negeri sekarang mencirikan kelompok politik dan militan sektarian Lebanon itu secara keseluruhan sebagai "organisasi teroris".

Badan intelijen Israel, Mossad, dilaporkan sebagai pihak yang mendorong Berlin melarang keberadaan dan aktivitas Hizbullah. Mengutip laporan Channel 12, badan mata-mata rezim Zionis itu telah memberikan layanan keamanan kepada negara Eropa dengan informasi tentang dugaan kegiatan pencucian uang oleh kelompok milisi Lebanon tersebut.

Laporan itu menambahkan bahwa Mossad memberitahu tentang gudang-gudang tempat kelompok Hizbullah diduga menghasilkan amonium nitrat ratusan kilogram untuk amonium yang digunakan sebagai bahan peledak.

"Langkah ini adalah hasil dari berbulan-bulan bekerja dengan semua pihak di Jerman," kata sumber Mossad yang menolak disebutkan namanya kepada penyiar Channel 12.

"Para kepala dinas (keamanan) diminta untuk memberikan bukti eksplisit dan bukti hukum...mengaitkan organisasi (Hizbullah) dengan aktivitas teroris yang signifikan, dan itulah yang kami lakukan."

Masih menurut laporan Channel 12, yang dikutip Senin (4/5/2020), data intelijen diberikan tidak lama sebelum keputusan Berlin hari Kamis untuk mengeluarkan larangan menyeluruh terhadap Hizbullah dan kegiatannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Bertemu Panglima TNI,...
Bertemu Panglima TNI, Kapolri Ungkap Ada yang Ingin Pecah Belah Sinergitas TNI-Polri
MNC Life Dukung Jakarta...
MNC Life Dukung Jakarta Sky Fun Run 2026, Beri Perlindungan bagi Ribuan Peserta
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved