Trump Luncurkan Serangan Skala Besar di Suriah, Targetkan ISIS
Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Rosiland Jordan dari Al Jazeera, melaporkan dari Washington, DC, mengatakan unggahan media sosial dari Trump dan Hegseth menunjukkan Gedung Putih menegaskan kembali bahwa pembunuhan personel AS di Suriah “akan dibalas dengan respons yang setara”.
Rincian tentang target mana yang telah dihantam dan jumlah orang yang terluka atau tewas belum diketahui, tetapi Komando Pusat militer AS (CENTCOM) mengatakan akan segera merilis informasi lebih lanjut.
Jordan juga mengatakan tampaknya pemerintah Suriah telah “menyetujui” operasi AS tersebut.
“Kami tidak tahu apakah pasukan pertahanan Suriah ikut serta dalam aksi pembalasan ini, tetapi AS menganggap penting untuk mencoba membantu Suriah bergerak maju dari rezim Assad yang telah lama berkuasa,” ujar Jordan.
“Untuk melakukan itu, menyingkirkan apa yang dianggap AS sebagai ancaman keamanan nasional – anggota ISIS – adalah bagian dari upaya membantu Suriah memasuki fase berikutnya sebagai negara berdaulat,” tambahnya.
Tiga warga Amerika, termasuk dua anggota Garda Nasional AS dan seorang penerjemah sipil, tewas akhir pekan lalu di kota Palmyra, Suriah tengah, oleh seorang penyerang yang menargetkan konvoi pasukan AS dan Suriah sebelum ditembak mati, menurut militer AS.
Tiga tentara AS juga terluka dalam serangan itu.
Rincian tentang target mana yang telah dihantam dan jumlah orang yang terluka atau tewas belum diketahui, tetapi Komando Pusat militer AS (CENTCOM) mengatakan akan segera merilis informasi lebih lanjut.
Jordan juga mengatakan tampaknya pemerintah Suriah telah “menyetujui” operasi AS tersebut.
“Kami tidak tahu apakah pasukan pertahanan Suriah ikut serta dalam aksi pembalasan ini, tetapi AS menganggap penting untuk mencoba membantu Suriah bergerak maju dari rezim Assad yang telah lama berkuasa,” ujar Jordan.
“Untuk melakukan itu, menyingkirkan apa yang dianggap AS sebagai ancaman keamanan nasional – anggota ISIS – adalah bagian dari upaya membantu Suriah memasuki fase berikutnya sebagai negara berdaulat,” tambahnya.
Tiga warga Amerika, termasuk dua anggota Garda Nasional AS dan seorang penerjemah sipil, tewas akhir pekan lalu di kota Palmyra, Suriah tengah, oleh seorang penyerang yang menargetkan konvoi pasukan AS dan Suriah sebelum ditembak mati, menurut militer AS.
Tiga tentara AS juga terluka dalam serangan itu.
Lihat Juga :