Mampukah Venezuela Mengalahkan Militer AS?

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:35 WIB
loading...
A A A
Selain kelompok kapal induk Ford, pemerintahan Trump secara terbuka mengakui telah mengirimkan Gugus Siap Amfibi Iwo Jima ke wilayah tersebut pada bulan Agustus. Gugus ini mencakup kapal serbu amfibi kelas Wasp USS Iwo Jima dan dua kapal dok angkut amfibi kelas San Antonio.

Para pejabat AS mengkonfirmasi pada bulan Agustus bahwa sebuah kapal selam bertenaga nuklir telah dikirim ke wilayah tersebut, meskipun detailnya sejak saat itu masih minim.

Gedung Putih tidak memberikan jumlah resmi aset militer AS di wilayah tersebut hingga saat publikasi.

2. Venezuela Mengandalkan Mobilisasi Massal

Maduro telah menanggapi peningkatan kekuatan militer dengan mobilisasi sendiri, memerintahkan pada bulan November apa yang disebutnya sebagai 4,5 juta anggota milisi untuk bersiap menangkis setiap tindakan terhadap Venezuela, bersiap untuk potensi kampanye gerilya yang berkepanjangan jika pasukan AS menginvasi.

Namun, jumlah sebenarnya anggota milisi, yang akan melengkapi pasukan reguler Venezuela, mungkin jauh lebih sedikit dari angka tersebut.

Perkiraan CSIS menempatkan jumlah anggota Milisi Bolivarian dalam ribuan.

Kelompok paramiliter ini didirikan oleh mendiang Presiden Venezuela Hugo Chavez pada tahun 2009, dan dinamai menurut pemimpin anti-imperialis Simon Bolivar, yang memenangkan kemerdekaan beberapa negara Amerika Latin, termasuk Venezuela, dari Spanyol pada awal abad ke-19.

Terdapat sekitar 63.000 pasukan di Angkatan Darat Venezuela dengan tambahan 23.000 di Garda Nasional dan 15.000 di Marinir, menurut CSIS.

Sebagian besar angkatan bersenjata Venezuela dilengkapi dengan amunisi dan platform era Soviet yang sudah tua, termasuk tank T-72, sistem pertahanan udara Buk-M2E dan S-125, serta jet tempur Su-30.

Angkatan Udara Venezuela juga menerbangkan jet tempur F-16 buatan Amerika, tetapi menurut CSIS, jet tersebut adalah model A/B yang sudah tua. Sebagian besar pesawat Venezuela tidak dapat digunakan, dengan hanya 30 dari 39 pesawat yang beroperasi, menurut analisis pusat tersebut.

Persenjataan seperti itu akan dengan cepat dikalahkan oleh militer Amerika yang lebih maju, sebuah fakta yang kemungkinan diketahui oleh Maduro karena ia meremehkan ancaman Trump untuk menggulingkannya dari kekuasaan. Maduro mungkin malah mengandalkan loyalisnya untuk melakukan sabotase dan destabilisasi jangka panjang jika ia digulingkan secara paksa.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Dipaksa Trump, Israel...
Dipaksa Trump, Israel Hentikan Serangan ke Iran tapi Tidak ke Lebanon
Rekomendasi
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Berita Terkini
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved