Taliban Melarang Film, Bioskop Bersejarah Afghanistan Dihancurkan
Jum'at, 19 Desember 2025 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah spanduk menyatakan bahwa "pasar modern standar akan dibangun".
"Hati saya hancur mendengar berita penghancuran Bioskop Ariana. Kami memiliki banyak kenangan indah dari bioskop itu," kata seorang warga Kabul berusia 65 tahun, yang menolak menyebutkan namanya karena alasan keamanan, kepada AFP, Jumat (19/12/2025).
"Pada tahun 1970-an, bioskop ini biasa menayangkan film-film India dan Iran di tahun-tahun awal; kemudian, mereka juga mulai menayangkan film-film Rusia, Inggris, Prancis, dan Eropa," kata wanita itu.
"Mereka biasa menayangkan film-film revolusioner, film-film yang menunjukkan perjuangan rakyat, dan orang-orang menontonnya dengan penuh semangat," imbuh dia.
Pekerjaan restorasi pada tahun 2004 diawasi oleh arsitek Prancis; Frederic Namur dan Jean-Marc Lalo, dan dibiayai oleh sebuah asosiasi yang dipimpin oleh sutradara Prancis; Claude Lelouch, yang memenangkan hadiah utama Palme d'Or di Cannes pada tahun 1966 untuk film "A Man and a Woman".
"Hati saya hancur mendengar berita penghancuran Bioskop Ariana. Kami memiliki banyak kenangan indah dari bioskop itu," kata seorang warga Kabul berusia 65 tahun, yang menolak menyebutkan namanya karena alasan keamanan, kepada AFP, Jumat (19/12/2025).
"Pada tahun 1970-an, bioskop ini biasa menayangkan film-film India dan Iran di tahun-tahun awal; kemudian, mereka juga mulai menayangkan film-film Rusia, Inggris, Prancis, dan Eropa," kata wanita itu.
"Mereka biasa menayangkan film-film revolusioner, film-film yang menunjukkan perjuangan rakyat, dan orang-orang menontonnya dengan penuh semangat," imbuh dia.
Pekerjaan restorasi pada tahun 2004 diawasi oleh arsitek Prancis; Frederic Namur dan Jean-Marc Lalo, dan dibiayai oleh sebuah asosiasi yang dipimpin oleh sutradara Prancis; Claude Lelouch, yang memenangkan hadiah utama Palme d'Or di Cannes pada tahun 1966 untuk film "A Man and a Woman".
Lihat Juga :