Ukraina Klaim Serang Pangkalan Rusia, Jet Tempur MiG-31 hingga Sistem Rudal Pantsir-2 Hancur
Jum'at, 19 Desember 2025 - 09:17 WIB
loading...
A
A
A
Gubernur Sevastopol, Mikhail Razvozhaev, mengatakan dalam sebuah unggahan di Telegram bahwa kota itu diserang oleh pesawat nirawak Ukraina pada 17 Desember. Menurutnya, serangan itu berhasil dipukul mundur oleh pertahanan udara dan Armada Laut Hitam Rusia, yang menurutnya menembak jatuh 11 pesawat nirawak.
"Menurut Dinas Penyelamatan Sevastopol, tidak ada fasilitas di kota yang rusak," kata Razvozhaev, seperti dikutip dari Newsweek, Jumat (19/12/2025).
Rusia mencaplok Crimea dari Ukraina dalam invasi tahun 2014, namun Moskow menolak narasi aneksasi dan menegaskan bahwa itu adalah hasil referendum rakyat Crimea. Ukraina, yang tidak mengakui referendum itu menyebut Crimea—semenanjung yang strategis di Laut Hitam yang merupakan rumah bagi pangkalan Rusia di Sevastopol—sebagai wilayah yang diduduki sementara.
Ukraina berusaha menekan Rusia dan memanfaatkan pengaruhnya di mana pun memungkinkan, seiring pasukan Moskow perlahan maju di sepanjang garis depan timur.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang pemerintahannya menjadi penengah negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung saat ini, mengatakan Ukraina kalah dan mendorong Kyiv untuk menerima kompromi yang menyakitkan dengan Kremlin untuk mengakhiri perang.
"Menurut Dinas Penyelamatan Sevastopol, tidak ada fasilitas di kota yang rusak," kata Razvozhaev, seperti dikutip dari Newsweek, Jumat (19/12/2025).
Rusia mencaplok Crimea dari Ukraina dalam invasi tahun 2014, namun Moskow menolak narasi aneksasi dan menegaskan bahwa itu adalah hasil referendum rakyat Crimea. Ukraina, yang tidak mengakui referendum itu menyebut Crimea—semenanjung yang strategis di Laut Hitam yang merupakan rumah bagi pangkalan Rusia di Sevastopol—sebagai wilayah yang diduduki sementara.
Ukraina berusaha menekan Rusia dan memanfaatkan pengaruhnya di mana pun memungkinkan, seiring pasukan Moskow perlahan maju di sepanjang garis depan timur.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang pemerintahannya menjadi penengah negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung saat ini, mengatakan Ukraina kalah dan mendorong Kyiv untuk menerima kompromi yang menyakitkan dengan Kremlin untuk mengakhiri perang.
Lihat Juga :