Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?

Kamis, 18 Desember 2025 - 04:10 WIB
loading...
A A A
Menyoroti skala krisis, laporan tersebut mencatat bahwa 117 juta orang mengungsi secara paksa dan 40 juta orang menghadapi tingkat kelaparan parah yang mengancam jiwa, namun pendanaan telah menyusut sebesar 50 persen.

Hal itu telah menciptakan kesenjangan pendanaan yang menyebabkan para penanggulangan kemanusiaan tidak mampu mengimbangi kebutuhan.

4. Konflik Sudan Menewaskan 150.000 Orang

Melansir Al Jazeera, Sudan, yang hancur oleh Hampir tiga tahun pertempuran antara tentara dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) menduduki puncak daftar untuk tahun ketiga berturut-turut.

IRC menyoroti peran "pendukung regional" yang terlibat dalam perang yang menurut mereka telah menewaskan 150.000 orang dan menyebabkan lebih dari 12 juta orang mengungsi. Sekitar 33 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan, dengan 207.000 orang menghadapi kekurangan pangan yang "bencana".

"Sejumlah besar emas mengalir keluar dari negara itu, sementara senjata bergerak ke arah sebaliknya," kata laporan itu, yang tidak menyebutkan nama "pendukung" tersebut.

Uni Emirat Arab secara luas dituduh mendukung RSF, sebuah klaim yang dibantah oleh negara Teluk tersebut.

5. Intensitas Konflik di Gaza Akan Terus Berkurang

Palestina, yang menghadapi krisis ganda berupa serangan Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 70.000 orang dan menciptakan bencana kemanusiaan, serta meningkatnya kekerasan pemukim di Tepi Barat yang diduduki, berada di peringkat kedua untuk tahun ketiga berturut-turut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved