Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita

Rabu, 17 Desember 2025 - 21:02 WIB
loading...
A A A
Warisan Hugo Chavez kontroversial. Pendukungnya memuja revolusioner politik tersebut. Tetapi para kritikus menuduhnya dengan kebijakan ekonomi yang membawa bencana yang menjadi akar dari berbagai krisis saat ini.

Baca Juga: 10 Pangkalan Militer Rahasia di Dunia, dari Bawah Tanah hingga Tersembunyi di Wilayah Antah Berantah

2. Tak Memiliki SDM yang Mumpuni Mengelola Minyak

Melansir DW, harga minyak tidak menceritakan keseluruhan cerita. Pendekatan Chavez dalam memperoleh keuntungan dari minyak – yang diperburuk oleh penerusnya – dapat disimpulkan dengan satu kata: salah urus.

Petróleos de Venezuela (PDVSA), perusahaan minyak milik negara Venezuela, melakukan pemogokan pada tahun 2002 setelah kudeta gagal menggulingkan Chavez dari kekuasaan. Sebagai balasannya, ia memecat sekitar 18.000 personelnya. Langkah ini menandai awal dari pendekatan yang terlalu ikut campur dalam pengelolaan minyak negara.

Pada tahun 2006, Chavez memulai tren berbahaya lainnya: meminimalkan investasi dalam infrastruktur dan memaksimalkan kendali atas ladang minyak. Produksi menurun tanpa teknologi mutakhir dari perusahaan asing, belum lagi pasokan, seperti injeksi gas alam untuk mengekstraksi minyak.

Presiden Maduro menjabat setelah kematian Chavez pada tahun 2013. Pemerintahannya telah mengabaikan cabang legislatif yang dikendalikan oposisi dengan mengeluarkan dekrit.

3. Kapal Tanker yang Tua

Hukum maritim hanya mengizinkan kapal untuk berlayar di laut lepas jika memenuhi standar lingkungan. Kapal tanker Venezuela yang sudah tua dan tercemar minyak mentah tidak memenuhi standar tersebut.

PDVSA memiliki tumpukan tagihan pembersihan yang tidak dapat dibayarnya. Menurut laporan Reuters baru-baru ini, penantian untuk beberapa kapal tanker berlangsung hingga dua bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Alex Saab, Eks Menteri...
Alex Saab, Eks Menteri Venezuela Sekutu Maduro, Diusir ke AS untuk Kedua Kalinya
Venezuela Tolak Tawaran...
Venezuela Tolak Tawaran Trump untuk Jadi Negara Bagian ke-51 AS
AS Rebut 13,5 Kg Uranium...
AS Rebut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Akan Digunakan Membuat Bom Nuklir?
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved