Trump Perintahkan Blokade Total Kapal Tanker Minyak Venezuela yang Dikenai Sanksi
Rabu, 17 Desember 2025 - 08:53 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/Confidencial
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan blokade “total dan lengkap” terhadap semua kapal tanker minyak yang dikenai sanksi AS yang masuk dan keluar Venezuela.
“Venezuela sepenuhnya dikelilingi armada terbesar yang pernah dikumpulkan dalam sejarah Amerika Selatan,” ungkap Trump dalam unggahan di platform media sosialnya, Truth Social.
“Karena pencurian aset kita, dan banyak alasan lainnya, termasuk terorisme, penyelundupan narkoba, dan perdagangan manusia, rezim Venezuela telah ditetapkan sebagai ORGANISASI TERORIS ASING,” ujar Trump.
“Oleh karena itu, hari ini, saya memerintahkan BLOKADE TOTAL DAN LENGKAP TERHADAP SEMUA KAPAL TANKER MINYAK YANG DIKENAKAN SANKSI yang masuk dan keluar dari Venezuela,” katanya.
Komentar Trump muncul seminggu setelah pasukan AS menyita satu kapal tanker minyak yang dikenai sanksi di lepas pantai Venezuela dan ketika Washington telah memerintahkan pengerahan besar-besaran pasukan militer AS di lepas pantai Venezuela dalam operasi yang dikatakan menargetkan penyelundupan narkoba.
Militer AS telah membunuh 90 orang sejak September dalam serangan terhadap puluhan kapal di Samudra Pasifik bagian timur dan Laut Karibia dekat Venezuela, yang oleh para ahli hukum internasional dikritik sebagai pembunuhan di luar hukum.
Washington mengklaim kapal-kapal tersebut terlibat dalam perdagangan narkoba tetapi belum memberikan bukti untuk mendukung tuduhannya.
Caracas telah lama mengatakan pengerahan pasukan AS ke wilayah tersebut bertujuan memungkinkan "kekuatan eksternal merampas kekayaan minyak dan gas Venezuela yang tak terukur".
Meskipun memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, Venezuela telah menghadapi pembatasan ketat pada ekspornya dalam beberapa tahun terakhir di bawah sanksi AS yang pertama kali diberlakukan selama masa kepresidenan Trump pertama.
Baca juga: Kontraktor AS di Balik Alligator Alcatraz Kandidat Terdepan Proyek Bantuan Gaza
“Venezuela sepenuhnya dikelilingi armada terbesar yang pernah dikumpulkan dalam sejarah Amerika Selatan,” ungkap Trump dalam unggahan di platform media sosialnya, Truth Social.
“Karena pencurian aset kita, dan banyak alasan lainnya, termasuk terorisme, penyelundupan narkoba, dan perdagangan manusia, rezim Venezuela telah ditetapkan sebagai ORGANISASI TERORIS ASING,” ujar Trump.
“Oleh karena itu, hari ini, saya memerintahkan BLOKADE TOTAL DAN LENGKAP TERHADAP SEMUA KAPAL TANKER MINYAK YANG DIKENAKAN SANKSI yang masuk dan keluar dari Venezuela,” katanya.
Komentar Trump muncul seminggu setelah pasukan AS menyita satu kapal tanker minyak yang dikenai sanksi di lepas pantai Venezuela dan ketika Washington telah memerintahkan pengerahan besar-besaran pasukan militer AS di lepas pantai Venezuela dalam operasi yang dikatakan menargetkan penyelundupan narkoba.
Militer AS telah membunuh 90 orang sejak September dalam serangan terhadap puluhan kapal di Samudra Pasifik bagian timur dan Laut Karibia dekat Venezuela, yang oleh para ahli hukum internasional dikritik sebagai pembunuhan di luar hukum.
Washington mengklaim kapal-kapal tersebut terlibat dalam perdagangan narkoba tetapi belum memberikan bukti untuk mendukung tuduhannya.
Caracas telah lama mengatakan pengerahan pasukan AS ke wilayah tersebut bertujuan memungkinkan "kekuatan eksternal merampas kekayaan minyak dan gas Venezuela yang tak terukur".
Meskipun memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, Venezuela telah menghadapi pembatasan ketat pada ekspornya dalam beberapa tahun terakhir di bawah sanksi AS yang pertama kali diberlakukan selama masa kepresidenan Trump pertama.
Baca juga: Kontraktor AS di Balik Alligator Alcatraz Kandidat Terdepan Proyek Bantuan Gaza
(sya)
Lihat Juga :