Tak Miliki Sistem Pertahanan Canggih, Inggris Target Empuk Rudal Hipersonik Rusia
Selasa, 16 Desember 2025 - 12:27 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi hal itu, Menteri Pertahanan John Healey mengakui adanya celah dalam postur pertahanan di dalam negeri Inggris tetapi menunjuk pada pekerjaan yang sedang berlangsung di bawah Tinjauan Pertahanan Strategis.
Dia mengatakan bahwa tinjauan tersebut telah memperjelas bahwa Inggris harus lebih menekankan perlindungan tanah air. “Tinjauan ini menunjukkan bahwa kita harus berbuat lebih banyak untuk menanggapi pertahanan tanah air kita dengan serius. Dan kita sedang melakukannya,” kata Healey.
Healey menambahkan bahwa tinjauan tersebut juga mengidentifikasi kebutuhan akan pertahanan udara dan rudal yang lebih kuat. “Tinjauan ini menunjukkan bahwa kita perlu berbuat lebih banyak dalam pertahanan udara dan rudal terintegrasi untuk Inggris,” katanya kepada para anggota Parlemen, meskipun dia tidak menyebutkan jadwal atau kemampuan spesifik selama diskusi tersebut.
Pada bulan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin selama kunjungan ke Kyrgyzstan mengatakan para pemimpin Eropa telah membesar-besarkan ancaman Rusia demi keuntungan politik domestik dan demi kepentingan industri pertahanan mereka.
“Mengatakan bahwa Rusia berencana menyerang Eropa—bagi kami, kedengarannya konyol, bukan? Kami tidak pernah merencanakan hal seperti itu,” ujarnya.
Dia mengatakan bahwa tinjauan tersebut telah memperjelas bahwa Inggris harus lebih menekankan perlindungan tanah air. “Tinjauan ini menunjukkan bahwa kita harus berbuat lebih banyak untuk menanggapi pertahanan tanah air kita dengan serius. Dan kita sedang melakukannya,” kata Healey.
Healey menambahkan bahwa tinjauan tersebut juga mengidentifikasi kebutuhan akan pertahanan udara dan rudal yang lebih kuat. “Tinjauan ini menunjukkan bahwa kita perlu berbuat lebih banyak dalam pertahanan udara dan rudal terintegrasi untuk Inggris,” katanya kepada para anggota Parlemen, meskipun dia tidak menyebutkan jadwal atau kemampuan spesifik selama diskusi tersebut.
Pada bulan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin selama kunjungan ke Kyrgyzstan mengatakan para pemimpin Eropa telah membesar-besarkan ancaman Rusia demi keuntungan politik domestik dan demi kepentingan industri pertahanan mereka.
“Mengatakan bahwa Rusia berencana menyerang Eropa—bagi kami, kedengarannya konyol, bukan? Kami tidak pernah merencanakan hal seperti itu,” ujarnya.
Lihat Juga :