Miliarder China Ini Diduga Memiliki Lebih dari 100 Anak di AS

Senin, 15 Desember 2025 - 11:31 WIB
loading...
Miliarder China Ini...
Xu Bo, miliarder terkenal China yang diduga memiliki lebih dari 100 anak kelahiran AS melalui para ibu pengganti. Foto/Weibo/Reddit
A A A
BEIJING - Xu Bo, seorang miliarder terkenal China, diduga memiliki lebih dari 100 anak kelahiran Amerika Serikat (AS) melalui agen-agen ibu pengganti atau surrogacy. Miliarder yang dikenal sebagai "raja game" ini berharap anak-anaknya suatu hari nanti akan menikahi anak-anak Elon Musk dan menciptakan dinasti keluarga yang luas.

Xu Bo (48) merupakan pendiri perusahaan game online Duoyi. Dia menyebut dirinya "ayah pertama China" dan sangat bertekad untuk memiliki setidaknya "50 putra berkualitas tinggi", menurut unggahan media sosial yang diverifikasi sebagai miliknya oleh Wall Street Journal (WSJ).

Menurut laporan WSJ, perusahaan tersebut telah mem-posting di media sosial bahwa Xu telah memiliki lebih dari 100 anak melalui para ibu pengganti di AS.

Baca Juga: Raja Game China Tuntut Mantan Pasangan Rp704 Miliar, tapi Dituduh Balik Memiliki 300 Anak

Kisah Xu viral di media sosial China setelah mantan pasangannya, Tang Jing, mem-posting pesan yang menyatakan sang miliarder telah memiliki lebih dari 300 anak, 11 di antaranya telah dia besarkan selama bertahun-tahun.

“Angka itu bahkan mungkin kurang dari yang sebenarnya, tetapi tentu saja tidak dilebih-lebihkan,” kata Tang Jing dalam sebuah unggahan pada 15 November lalu.

Pasangan yang telah berpisah itu sekarang terlibat dalam perebutan hak asuh atas dua putri mereka, di mana Xu mengeklaim mantan pasangannya berutang jutaan dolar kepadanya untuk biaya yang telah dibayarkannya selama bertahun-tahun. Namun Xu tidak menanggapi unggahan mantan pasangannya yang menyatakan bahwa dia telah memiliki ratusan anak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Pentagon: Serangan Rudal...
Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya 1 Hilang
10 Akademi Militer Terbaik...
10 Akademi Militer Terbaik di Dunia, West Point Paling Bergengsi
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Berita Terkini
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Pentagon: Serangan Rudal...
Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya 1 Hilang
10 Akademi Militer Terbaik...
10 Akademi Militer Terbaik di Dunia, West Point Paling Bergengsi
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved