Israel Klaim Habisi Komandan Hamas Raed Saed, Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata Gaza
Minggu, 14 Desember 2025 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Menurut otoritas kesehatan Gaza, serangan terhadap mobil di Kota Gaza tersebut menewaskan lima orang dan melukai setidaknya 25 lainnya. Belum ada konfirmasi langsung dari Hamas atau petugas medis bahwa Saed termasuk di antara korban tewas.
Seorang pejabat militer Israel menggambarkan Saed sebagai anggota Hamas berpangkat tinggi yang membantu membangun dan memajukan jaringan produksi senjata kelompok tersebut.
“Dalam beberapa bulan terakhir, dia beroperasi untuk membangun kembali kemampuan dan manufaktur senjata Hamas, sebuah pelanggaran terang-terangan terhadap gencatan senjata,” kata pejabat tersebut, yang dilansir Reuters, Minggu (14/12/2025).
Sumber Hamas juga menggambarkannya sebagai orang kedua dalam komando sayap bersenjata kelompok tersebut, setelah Izz el Deen Al-Hadad.
Saed dulunya memimpin batalion Hamas di Kota Gaza, salah satu batalion terbesar dan terlengkap milik kelompok tersebut, menurut sumber-sumber tersebut.
Hamas, dalam sebuah pernyataan, mengutuk serangan itu sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata tetapi tidak mengatakan apakah Saed terluka dan tidak mengancam pembalasan.
Seorang pejabat militer Israel menggambarkan Saed sebagai anggota Hamas berpangkat tinggi yang membantu membangun dan memajukan jaringan produksi senjata kelompok tersebut.
“Dalam beberapa bulan terakhir, dia beroperasi untuk membangun kembali kemampuan dan manufaktur senjata Hamas, sebuah pelanggaran terang-terangan terhadap gencatan senjata,” kata pejabat tersebut, yang dilansir Reuters, Minggu (14/12/2025).
Sumber Hamas juga menggambarkannya sebagai orang kedua dalam komando sayap bersenjata kelompok tersebut, setelah Izz el Deen Al-Hadad.
Saed dulunya memimpin batalion Hamas di Kota Gaza, salah satu batalion terbesar dan terlengkap milik kelompok tersebut, menurut sumber-sumber tersebut.
Hamas, dalam sebuah pernyataan, mengutuk serangan itu sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata tetapi tidak mengatakan apakah Saed terluka dan tidak mengancam pembalasan.
Lihat Juga :