Peraih Nobel Ini Keluar Venezuela dengan Operasi Pasukan AS selama 16 Jam yang Didanai Donor Anonim

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Stern mengatakan operasi tersebut didanai oleh donor anonim dan – sepengetahuannya – tidak didukung oleh pemerintah AS.

Namun pada konferensi pers virtual sebelumnya pada hari Jumat, ia mengakui bahwa timnya memang berkomunikasi dengan militer AS untuk memberi tahu mereka tentang kehadiran mereka di laut. Ia mengatakan ingin menghindari menjadi sasaran dalam operasi AS yang sedang berlangsung terhadap kapal-kapal yang diduga membawa narkoba di Karibia.

“Dalam kasus ini, karena militer AS sedang melakukan operasi di bagian dunia ini, saya khawatir – saya sangat prihatin – menjadi sasaran militer AS,” katanya kepada wartawan.

“Kami berkomunikasi sedemikian rupa sehingga pemerintah AS, militer AS, tahu bahwa kami sedang melakukan sesuatu di wilayah tersebut. Mereka tidak mengetahui detailnya. Mereka tahu di mana kami akan beroperasi, di mana beberapa titik kumpul kami berada, dan kemudian di tingkat tertinggi dan menit-menit terakhir kami mengungkapkan apa tujuannya,” tambahnya.

Ditanya apakah timnya akan membantu Machado kembali ke Venezuela, Stern mengatakan dia menasihatinya untuk tidak melakukannya.

“Ketika kami berada di kapal bersama, kami membicarakan hal ini, dan saya memohon padanya untuk tidak kembali,” katanya kepada CNN. “Dia adalah pahlawan sejati dan ikon saya, dan untuk menempatkannya kembali dalam bahaya di mana dia mungkin ditangkap, dibunuh, disiksa, siapa yang tahu apa? – Saya benar-benar tidak ingin melakukan itu, tetapi seperti kami, dia adalah seorang pemimpin, dan dia ingin berada di sana untuk rakyatnya.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Aldi Taher: Saya Bersaksi Abang Orang Baik
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Berita Terkini
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Infografis
5 Negara yang Memilih...
5 Negara yang Memilih Jalur Negosiasi Tarif dengan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved