500.000 Warga Kamboja dan Thailand Mengungsi akibat Perang
Kamis, 11 Desember 2025 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Kedua belah pihak saling menyalahkan atas kembali berkobarnya konflik, yang dimulai pada hari Senin dan telah meluas ke lima provinsi di Thailand dan Kamboja, menurut perhitungan kantor berita AFP.
Baru pada tanggal 26 Oktober Trump memimpin penandatanganan gencatan senjata antara negara-negara tetangga di Asia Tenggara tersebut di Kuala Lumpur, Malaysia.
Menyambut baik kesepakatan tersebut, yang juga ditengahi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Trump mengatakan para mediator telah melakukan “sesuatu yang menurut banyak orang tidak mungkin dilakukan”.
Optimis akan tercapainya kesepakatan perdamaian lainnya, Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa, “Saya pikir saya bisa membuat mereka berhenti bertempur. Saya pikir saya dijadwalkan untuk berbicara dengan mereka besok.”
Baca juga: Perang Thailand dan Kamboja Memasuki Hari Keempat, Korban Terus Bertambah
Baru pada tanggal 26 Oktober Trump memimpin penandatanganan gencatan senjata antara negara-negara tetangga di Asia Tenggara tersebut di Kuala Lumpur, Malaysia.
Menyambut baik kesepakatan tersebut, yang juga ditengahi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Trump mengatakan para mediator telah melakukan “sesuatu yang menurut banyak orang tidak mungkin dilakukan”.
Optimis akan tercapainya kesepakatan perdamaian lainnya, Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa, “Saya pikir saya bisa membuat mereka berhenti bertempur. Saya pikir saya dijadwalkan untuk berbicara dengan mereka besok.”
Baca juga: Perang Thailand dan Kamboja Memasuki Hari Keempat, Korban Terus Bertambah
(sya)
Lihat Juga :