Perang Thailand dan Kamboja Memasuki Hari Keempat, Korban Terus Bertambah

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:36 WIB
loading...
A A A
Dalam salah satu serangan tersebut, menurut kementerian Kamboja, tentara Thailand melanggar hukum humaniter internasional dengan menembaki warga sipil di desa Prey Chan di Banteay Meanchey.

Dalam serangan lain, kementerian menuduh pasukan Thailand menembaki "wilayah Kuil Khnar", dan mengatakan pasukan Thailand "menembakkan artileri dan tembakan pendukung ke wilayah O'Smach".

"Kamboja mendesak Thailand untuk segera menghentikan semua aktivitas permusuhan dan menarik pasukannya dari integritas teritorial Kamboja, dan menghindari tindakan agresi yang mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut," ungkap Kementerian Pertahanan.

Bentrokan terjadi pada hari Rabu di lebih dari selusin lokasi di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja sepanjang 817 km (508 mil) yang diperebutkan sejak era kolonial, dengan beberapa pertempuran paling sengit dilaporkan sejak pertempuran lima hari pada bulan Juli, yang menewaskan puluhan orang di kedua belah pihak.

Kementerian Dalam Negeri Kamboja mengatakan rumah-rumah, sekolah-sekolah, jalan-jalan, pagoda Buddha, dan kuil-kuil kuno telah rusak akibat "penembakan intensif Thailand dan serangan udara F-16 yang menargetkan desa-desa dan pusat-pusat populasi sipil hingga 30 km di dalam wilayah Kamboja."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Berita Terkini
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved