Trump Mulai Jual Kartu Emas Rp16,6 Miliar, Jalur Warga Asing Mendapat Kewarganegaraan AS

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:27 WIB
loading...
Trump Mulai Jual Kartu...
Presiden Donald Trump mulai jual kartu emas yang menawarkan status hukum dan jalur menuju kewarganegaraan AS bagi individu asing yang membayar lebih dari Rp16,6 miliar. Foto/trumpcard.gov
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump pada Rabu mengumumkan bahwa "gold card" atau "kartu emas" yang telah lama dijanjikannya secara resmi mulai dijual. Kartu ini menawarkan status hukum dan jalur menuju kewarganegaraan Amerika Serikat (AS) bagi individu asing yang membayar USD1 juta (lebih dari Rp16,6 miliar) dan perusahaan yang membayar dua kali lipat jumlah tersebut per karyawan kelahiran asing.

Situs web yang menerima aplikasi mulai beroperasi saat Trump mengungkapkan dimulainya program tersebut sambil dikelilingi oleh para pemimpin bisnis di Roosevelt Room, Gedung Putih.

Program tersebut dimaksudkan untuk menggantikan visa EB-5, yang dibuat Kongres pada tahun 1990 untuk menghasilkan investasi asing dan tersedia bagi orang-orang yang menghabiskan sekitar USD1 juta untuk perusahaan yang mempekerjakan setidaknya 10 orang.

Baca Juga: AS Rampas Kapal Tanker Raksasa, Diduga Angkut Minyak Venezuela ke Iran

Trump melihat versi baru ini sebagai cara bagi AS untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik, sekaligus menghasilkan pendapatan bagi kas federal. Dia telah mempromosikan program "kartu emas" selama berbulan-bulan, dan pernah menyarankan bahwa setiap kartu akan berharga USD5 juta, meskipun baru-baru ini dia merevisi angka tersebut menjadi skema harga USD1 juta dan USD2 juta.

Presiden mengatakan semua dana yang diterima sebagai bagian dari program ini akan masuk ke pemerintah AS dan memperkirakan bahwa miliaran dolar akan mengalir ke rekening yang dikelola oleh Departemen Keuangan. "Di mana kita dapat melakukan hal-hal positif untuk negara," ujarnya, seperti dikutip AP, Kamis (11/12/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
Warga Palestina Kecewa...
Warga Palestina Kecewa Donald Trump Menang Pemilu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved