Meski Ditekan AS, Zelensky Tetap Ogah Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia

Selasa, 09 Desember 2025 - 12:19 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menjamu Zelensky di 10 Downing Street, bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz dalam sebuah diskusi tertutup.

Dalam sambutan singkat sebelum pertemuan dimulai, Zelensky mengatakan bahwa dia hadir untuk membahas "isu-isu sensitif" dan menekankan bahwa sangat penting bagi Eropa dan Amerika untuk bersatu dengan Ukraina dalam membela Kyiv melawan Rusia dan dalam merundingkan akhir konflik.

"Ada beberapa hal yang tidak dapat kita tangani tanpa Amerika; hal-hal yang tidak dapat kita tangani tanpa Eropa," ujarnya. "Itulah mengapa kita perlu membuat beberapa keputusan penting."

Setelah pertemuan berakhir, kantor Macron mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa kelompok tersebut telah menggarap proposal perdamaian Amerika dengan tujuan melengkapinya dengan kontribusi Eropa, dalam koordinasi yang erat dengan Ukraina.

Pernyataan tersebut menambahkan, "Secara paralel, upaya akan ditingkatkan untuk memberikan jaminan keamanan yang kuat kepada Ukraina dan untuk merencanakan langkah-langkah rekonstruksi Ukraina."

Pihak Eropa mengulangi janji lama mereka untuk memberikan dukungan yang kuat bagi Ukraina, baik di dalam maupun di luar medan perang.

Macron menyatakan bahwa Eropa dan Ukraina memiliki "banyak kartu di tangan kita", yang tampaknya merujuk pada pernyataan Presiden Trump awal tahun ini bahwa Zelensky tidak "memiliki kartu" untuk dimainkan dalam negosiasi dengan Rusia untuk mengakhiri perang.

Macron mengatakan Ukraina melawan dalam perang ini, dan fakta bahwa ekonomi Rusia mulai terpuruk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Berita Terkini
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved